Laga Perdana Spanyol Mandul, Rodri Sorot Pertahanan Verde dan Penyelesaian Akhir

  • 17 Jun 2026 12:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Spanyol nampak mandul di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan di laga perdana melawan Tanjung Verde, di Grup H. La Furia Roja secara mengejutkan ditahan Tanjung Verde tanpa gol.
  • Gelandang Spanyol, Rodri sampai buka suara, terkait kemandulan La Furia Roja kala melawan Verde. Rodri mengakui, Verde memiliki pertahanan yang kuat.
  • Kami tahu ini pertandingan yang membutuhkan kesabaran. Lawan bermain sangat defensif

RRI.CO.ID, Jakarta - Spanyol nampak mandul di Piala Dunia 2026 di laga perdana melawan Tanjung Verde, di Grup H. La Furia Roja secara mengejutkan ditahan Tanjung Verde tanpa gol.

Gelandang Spanyol, Rodri sampai buka suara, terkait kemandulan La Furia Roja kala melawan Verde. Rodri mengakui, Verde memiliki pertahanan yang kuat.

"Kami tahu ini pertandingan yang membutuhkan kesabaran. Lawan bermain sangat defensif," kata Rodri saat berbincang dengan Metro, di Amerika Serikat, dikutip Rabu, 17 Juni 2026.

Menurut pemain Manchester City itu, Tanjung Verde bertahan sangat dalam untuk meredam gempuran Spanyol. Ruang untuk menciptakan peluang gol dari Spanyol, diakuinya pula menjadi sangat terbatas.

"Mereka bertahan dan turun dengan sangat cepat. Kondisi itu membuat Spanyol kesulitan menemukan celah," ucap Rodri.

Meski mendapatkan hasil tidak memuaskan, Rodri menegaskan timnya tidak mencari alasan. Ke depannya, penyelesaian akhir untuk mencetak gol harus segera diperbaiki Spanyol.

"Kami menciptakan peluang, tetapi tidak bisa menuntaskannya. Penyelesaian akhir tersebut harus segera diperbaiki," ujar Rodri.

Di satu sisi, Rodri mengatakan, pertahanan Spanyol cukup solid kala melawan Verde. Mengingat, tanjung Verde nyaris tidak memberikan ancaman berarti sepanjang laga.

"Positifnya, mereka hampir tidak menciptakan apa pun," katanya. Namun, hasil akhir tetap dianggap mengecewakan.

Diketahui, laga Grup H antara Spanyol vs Verde berlangsung di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, pada Selasa kemarin. Pertandingan berakhir dengan skor 0-0 yang mengejutkan banyak pihak.

Sejak awal pertandingan, Spanyol tampil sangat dominan menggempur Verde. Penguasaan bola dan jumlah peluang sepenuhnya berada di tangan Spanyol.

Data pertandingan FIFA menunjukkan, dominasi yang begitu besar untuk Spanyol. Spanyol mencatat penguasaan bola hingga 73 persen sepanjang laga.

Tidak hanya itu, Spanyol juga melepaskan puluhan tembakan ke arah gawang Verde. Namun, efektivitas menjadi masalah utama tim asuhan Spanyol.

Dari total 27 percobaan, tidak satu pun berbuah gol untuk kemenangan Spanyol. Berbagai peluang emas gagal dimaksimalkan menjadi keunggulan.

Di sisi lain, Tanjung Verde tampil disiplin sepanjang pertandingan kala menjamu Spanyol. Mereka bertahan rapat dan sulit ditembus.

Sosok yang paling bersinar adalah Vozinha, kiper veteran berusia 40 tahun itu tampil luar biasa. Vozinha melakukan tujuh penyelamatan penting sepanjang laga, aksinya menjadi tembok kokoh bagi Tanjung Verde.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....