Vozinha Tahan Spanyol 0-0, Netizen TikTok Bikin Meme Video Kocak 'Shaolin Soccer'

  • 16 Jun 2026 11:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Aksi gemilang penjaga gawang Tanjung Verde, yakni Vozinha dalam menahan gempuran serangan Spanyol di Piala Dunia 2026 terus menjadi perbincangan publik.
  • Aksi heroik Vozinha menahan gempuran Spanyol itu, diibaratkan seperti film 'Shaolin Soccer'. Meski berusia 40 tahun, stamina dan reflek Vozinha dalam membendung serangan Spanyol, seperti kiper-kiper usia muda.
  • VOZINHA ON FIRE, Kiper Verde bukan sekadar penjaga gawang, tapi tembok berjalan. Spanyol menyerang tanpa henti, Vozinha menjawab tanpa ampun, tujuh kali penyelamatan

RRI.CO.ID, Jakarta - Aksi gemilang penjaga gawang Tanjung Verde, yakni Vozinha dalam menahan gempuran serangan Spanyol di Piala Dunia 2026 terus menjadi perbincangan publik. Tanjung Verde menahan imbang Spanyol 0-0 pada babak penyisihan Grup H Piala Dunia 2026, membuat netizen membuat meme video lucu.

Aksi heroik Vozinha menahan gempuran Spanyol itu, diibaratkan seperti film 'Shaolin Soccer'. Meski berusia 40 tahun, stamina dan reflek Vozinha dalam membendung serangan Spanyol, seperti kiper-kiper usia muda.

Seperti akun TikTok @RAGA +, hasil pertandingan pada Senin, 15 Juni 2026, di Atlanta Stadium itu, diibaratkannya pertandingan di 'Shaolin Soccer'. Film Shaolin Soccer diketahui, viral pada tahun 2011 silam.

"VOZINHA ON FIRE, Kiper Verde bukan sekadar penjaga gawang, tapi tembok berjalan. Spanyol menyerang tanpa henti, Vozinha menjawab tanpa ampun, tujuh kali penyelamatan," kata caption akun TikTok @RAGA + dikutip RRI.co.id, Selasa, 16 Juni 2026.

Berbagi poin imbang dalam babak penyisihan Grup H Piala Dunia 2026, membuat nama Tanjung Verde semakin dikenal penggemar sepak bola. "Skor berakhir imbang dan Spanyol harus berbagi poin dengan Verde, ingat namanya, Vozinha, kiper veteran berusia 40 tahun," tulis lagi akun Tiktok @RAGA +.

Sontak postingan video meme tersebut pun sudah ditonton hampir 34 ribu penayangan. Postingan itu juga dihujani komentar netizen yang lucu-lucu dan mendapatkan tanda suka sebanyak 1.002 like hingga berita ini ditulis.

Berikut beberapa komentar lucu netizen terkait pertandingan Tanjung Verde vs Spanyol yang diibaratkan film Shaolin Soccer:

• @BBQ Collect: ga diragukan lagi tanjung verde sodaraan sama tanjung priok dan tanjung perak. KERAS BOSS.

• @will2106:ni kiper verde auto di rekrut barca wkwk

• @Awan Her:wkwkwkw, pemain berisi juara liga dan copa spanyol tapi kagak bisa apa2... kmrn pemain yg sombong kok gak keliatan

• @Eat Tai:ini team spanyol terburuk yg pernah w liat,,maen nya bikin pegel mata doang tuh smlm😂

• @Ricky Pratama:Tanjung Verde dekat dengan Tanjung Pinang ya?.

Jalan Pertandingan Tanjung Verde vs Spanyol

Spanyol gagal memaksimalkan dominasinya saat menghadapi Tanjung Verde pada laga Grup H Piala Dunia 2026. Pertandingan di Atlanta Stadium berakhir tanpa gol setelah kedua tim bermain imbang 0-0, Selasa, 16 Juni 2026.

Sejak menit awal, tim asuhan Luis de la Fuente langsung menguasai jalannya pertandingan. Permainan umpan pendek menjadi andalan La Roja untuk membongkar pertahanan lawan.

Meski mendominasi penguasaan bola hingga 10 menit pertama, peluang bersih belum tercipta. Tanjung Verde mampu bertahan disiplin dan menutup ruang di sepertiga akhir lapangan.

Peluang pertama Spanyol lahir pada menit ke-12 melalui umpan silang Pedri. Namun, bola berhasil dibuang pemain bertahan sebelum menimbulkan ancaman serius.

Tanjung Verde sempat memberikan respons lewat bola lambung ke Dailon Livramento. Kiper Unai Simon tampil sigap dengan mengamankan bola sebelum menciptakan bahaya.

Pedri kembali mencoba peruntungannya melalui tendangan mendatar dari luar kotak penalti. Upaya tersebut masih terlalu lemah dan mudah diamankan Vozinha.

Kesempatan emas berikutnya diperoleh Mikel Oyarzabal setelah menerima umpan Ferran Torres. Namun, sapuan krusial bek Tanjung Verde menggagalkan situasi satu lawan satu.

La Roja kembali menekan melalui kerja sama Marc Cucurella dan Ferran Torres. Tendangan Ferran membentur mistar sebelum bola liar disambut Oyarzabal.

Sundulan Oyarzabal mengarah ke gawang dan nyaris menghasilkan gol pembuka. Akan tetapi, Vozinha melakukan penyelamatan gemilang untuk menjaga gawangnya tetap aman.

Menjelang turun minum, Ferran kembali memperoleh ruang tembak di dalam kotak penalti. Vozinha sekali lagi tampil cemerlang dengan menggagalkan peluang pada menit ke-45.

Skor 0-0 bertahan hingga jeda pertandingan meski Spanyol terus mendominasi. Mereka melepaskan 12 tembakan pada babak pertama tanpa menghasilkan gol.

Catatan tersebut menjadi rekor tembakan terbanyak Spanyol tanpa gol di babak pertama. Rekor serupa terakhir terjadi saat menghadapi Swiss pada 1966.

Memasuki babak kedua, Spanyol tetap mengendalikan penguasaan bola. Tanjung Verde lebih banyak menunggu kesempatan melalui serangan balik.

Marcos Llorente memperoleh peluang pada menit ke-50 dari situasi kemelut. Namun, sepakannya masih melebar dari sasaran.

Beberapa saat kemudian, Pedri menyambut umpan Fabian Ruiz dengan sundulan. Bola mengarah ke gawang tetapi belum cukup kuat menaklukkan Vozinha.

Luis de la Fuente kemudian melakukan perubahan untuk meningkatkan daya serang timnya. Lamine Yamal dan Mikel Merino dimasukkan pada menit ke-71.

Yamal masuk menggantikan Gavi guna menambah kreativitas serangan Spanyol. Kehadiran dua pemain baru langsung meningkatkan intensitas tekanan La Roja.

Dua menit setelah masuk, Merino memperoleh peluang emas di depan gawang. Ia menyambar umpan tarik Marcos Llorente dengan sepakan keras.

Meski demikian, Vozinha kembali menunjukkan kualitasnya di bawah mistar. Kiper Tanjung Verde itu berhasil menangkap bola dan menggagalkan peluang tersebut.

Menjelang akhir laga, Oyarzabal kembali mendapatkan kesempatan mencetak gol. Ia menerima umpan Dani Olmo pada menit ke-87 dan langsung melepaskan tembakan.

Peluang itu gagal berbuah gol setelah diblok pemain bertahan lawan. Tanjung Verde tetap mampu mempertahankan kedudukan hingga menit-menit akhir.

Kedua tim terus berupaya mencari gol kemenangan sepanjang sisa pertandingan. Namun, tak ada gol yang tercipta hingga peluit panjang dibunyikan.

Hasil ini membuat Spanyol harus puas meraih satu poin pada laga pembuka. Tanjung Verde juga berhasil mencuri angka penting berkat penampilan solid lini pertahanan.

Dalam situs resmi FIFA, berikut susunan pemain kedua tim:

Spanyol (4-3-3): Unai Simon; Marcos Llorente, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, Marc Cucurella, pedri, Rodri, Fabian Ruiz, Ferran Torres, Mikel Oyarzabal, Gavi.

Tanjung Verde (4-2-3-1); Vozinha; Steven Moreira, Roberto Lopes, Diney, Sidny Lopes Cabral, Kevin Pina, Laros Duarte, Ryan Mendes, Jamiro Monteiro, Jovane Cabral, Dailon Livramento.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....