Ahli Konstruksi Nilai Jembatan ATJ Layak Dilanjutkan, Tidak Perlu Bangun Baru

  • 31 Mar 2026 16:30 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar – Sejumlah ahli konstruksi menilai pembangunan Jembatan Aji Tullur Jejangkat (ATJ) di Kutai Barat masih layak untuk dilanjutkan tanpa harus membangun dari awal. Kesimpulan tersebut diperoleh setelah dilakukan kajian teknis terhadap kondisi struktur jembatan yang telah lama mangkrak.

Ketua DPRD Kutai Barat, Ridwai, mengungkapkan pemerintah daerah telah melibatkan berbagai perguruan tinggi yang memiliki kompetensi di bidang konstruksi untuk melakukan penilaian teknis.

“Dari beberapa universitas yang diajak bekerja sama, mereka menyampaikan bahwa secara teknis jembatan ini masih layak dilanjutkan. Jadi tidak perlu membangun baru,” kata Ridwai di kantor DPRD Kubar, Senin 30 Maret 2026.

Ia menjelaskan, hasil kajian tersebut menjadi dasar penting bagi pemerintah daerah dalam menentukan arah kebijakan pembangunan, sekaligus memastikan efisiensi anggaran dan waktu pengerjaan.

Menurutnya, melanjutkan struktur yang sudah ada akan jauh lebih efektif dibandingkan memulai pembangunan dari nol, baik dari sisi biaya maupun percepatan penyelesaian proyek.

“Kalau masih layak, kenapa harus membuat desain baru lagi. Ini tentu lebih efisien dan bisa mempercepat pembangunan,” ujarnya.

Ridwai menegaskan DPRD akan terus mengawal proses lanjutan pembangunan Jembatan ATJ, terutama untuk memastikan seluruh tahapan dilakukan sesuai standar teknis dan ketentuan yang berlaku.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan tenaga ahli dalam setiap tahap pekerjaan guna menjamin kualitas konstruksi dan keamanan jembatan dalam jangka panjang.

“Kami minta semua proses tetap melibatkan ahli konstruksi, supaya hasilnya kuat, aman, dan bisa dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang,” ucapnya.

Diketahui, Jembatan ATJ merupakan salah satu proyek strategis di Kutai Barat yang diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, khususnya di Kecamatan Melak dan sekitarnya. Keberadaan jembatan ini juga diproyeksikan mempermudah akses transportasi masyarakat menuju daerah lain seperti Kutai Kartanegara dan Samarinda.

Dengan adanya hasil kajian teknis dari para ahli, pemerintah daerah kini memiliki dasar kuat untuk melanjutkan pembangunan jembatan tersebut agar segera rampung dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....