DPRD Kubar Dukung Anggaran Rp515 Miliar untuk Lanjutkan Jembatan ATJ
- 31 Mar 2026 16:03 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – DPRD Kutai Barat menyatakan dukungan penuh terhadap alokasi anggaran Rp515 miliar untuk melanjutkan pembangunan Jembatan Aji Tullur Jejangkat (ATJ) di kecamatan Melak yang mangkrak sejak 2015. Lembaga legislatif menegaskan proyek tersebut harus diselesaikan hingga tuntas agar tidak kembali mangkrak.
Ketua DPRD Kutai Barat, Ridwai, menilai skema pembiayaan multiyears yang diterapkan pemerintah daerah menjadi langkah tepat untuk memastikan keberlanjutan pembangunan.
“Kami berharap dengan multiyears ini kegiatan bisa selesai dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Ridwai, Senin 30 Maret 2026.
Ia menegaskan, DPRD akan mengoptimalkan fungsi pengawasan, terutama saat proyek memasuki tahapan tender hingga pelaksanaan di lapangan. Pengawasan tersebut dinilai penting agar penggunaan anggaran besar dapat tepat sasaran dan hasil pembangunan sesuai harapan masyarakat.
“Kalau sudah masuk tahap tender dan pelaksanaan, tentu fungsi pengawasan kami maksimalkan supaya pekerjaan ini benar-benar berjalan sesuai rencana,” ujarnya.
Menurut Ridwai, proyek Jembatan ATJ memiliki nilai strategis karena akan menjadi infrastruktur vital yang menghubungkan sejumlah wilayah di Kutai Barat. Kehadiran jembatan tersebut juga diyakini mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah serta memperlancar mobilitas masyarakat.
“Jembatan ini sangat penting, terutama untuk masyarakat yang bepergian ke luar daerah, termasuk menuju Samarinda,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Kutai Barat sendiri merencanakan pembangunan jembatan tersebut berlangsung selama tiga tahun anggaran, mulai 2026 hingga 2028.
Dari total anggaran Rp515 miliar, alokasi terbesar akan digelontorkan pada 2027 sebesar Rp231,75 miliar. Kemudian tahun Rp77,25 miliar pada 2026 dan Rp206 miliar pada 2028 untuk tahap penyelesaian.
Selain memperlancar akses transportasi, proyek ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, menekan biaya logistik, serta membuka peluang pengembangan wilayah di sekitar Kecamatan Melak dan sekitarnya.
Dengan dukungan DPRD dan skema pembiayaan yang telah disiapkan, pembangunan Jembatan ATJ diharapkan dapat berjalan tanpa hambatan dan segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kutai Barat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....