BPBD Kubar Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Puncak Musim Hujan

  • 07 Feb 2026 11:27 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar - BPBD Kutai Barat (Kubar) terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, khususnya menjelang puncak musim hujan yang diperkirakan terjadi pada Februari 2026 ini.

Sejumlah wilayah telah dipetakan sebagai daerah rawan banjir, tanah longsor, maupun kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kubar, Bambang Pramudito, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai langkah antisipasi bersama lintas instansi.

“Kami sudah melakukan rapat lintas OPD bersama TNI dan Polri. Jadi kita benar-benar siap menghadapi potensi bencana, termasuk kesiapan personel dan peralatan,” kata Bambang, Sabtu 7 Februari 2026.

BPBD Kubar juga lanjutnya, telah memetakan sejumlah kawasan rawan banjir, terutama di bantaran Sungai Mahakam seperti Kecamatan Long Iram, Tering, Melak, Muara Pahu dan Penyinggahan. Selain itu, wilayah di sepanjang Sungai Kedang Pahu seperti Kecamatan Nyuatan, Damai, dan Muara Lawa juga menjadi perhatian khusus.

Terkait kejadian longsor, Bambang mencontohkan peristiwa di Kampung Banggeris, Sungai Kedang Pahu, Kecamatan Damai. 

“Syukurnya tidak ada korban jiwa. Artinya masyarakat sudah waspada dan himbauan kami sampai kepada warga,” ucapnya.

Dalam upaya pencegahan karhutla, BPBD Kubar telah membentuk dan melatih Masyarakat Peduli Api (MPA).

“Tahun sebelumnya sudah ada 490 orang yang kami latih, dan tahun ini akan kami tambah 493 orang lagi. Jadi ketika terjadi karhutla, mereka yang pertama bergerak di lapangan,” kata Bambang.

Selain itu, BPBD Kubar juga telah membentuk Tim Reaksi Cepat (TRC) guna mempercepat penanganan saat terjadi bencana. Rambu-rambu peringatan di kampung rawan bencana juga telah dipasang sebagai bentuk mitigasi dini.

BPBD Kubar turut menjalin kerja sama melalui memorandum of understanding (MoU) dengan BPBD Kutai Kartanegara dan Mahakam Ulu (Mahulu).

“Ketika terjadi bencana di wilayah perbatasan, kita saling bersinergi, termasuk dalam pendistribusian bantuan. Kami menghimbau masyarakat agar tetap waspada menjelang puncak musim hujan Februari. Petugas kami akan selalu berada di tengah masyarakat untuk penanganan bencana,” ujar Bambang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....