Perbaikan Jalan Nasional di Kubar, Pemerintah Kucurkan Rp379 Miliar
- 26 Jan 2026 18:16 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – Pemerintah pusat melalui Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur mengucurkan total anggaran Rp379 miliar untuk perbaikan dan preservasi jalan nasional di wilayah Kabupaten Kutai Barat (Kubar). Program ini menjadi langkah strategis memperbaiki akses logistik, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Anggaran tersebut terdiri dari Rp183 miliar untuk peningkatan ruas jalan nasional penghubung Muara Lawa – Bentian Besar hingga perbatasan Kalimantan Tengah sepanjang 90 kilometer, serta Rp196 miliar untuk kegiatan preservasi sejumlah ruas jalan nasional dari Simpang Belusuh, kecamatan Siluq Ngurai hingga ibu Kota Kabupaten Kubar.
Seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan skema kontrak tahun jamak (multi-years) hingga 2027. Untuk jalan Simpang Kalteng - Bentian Besar dikerjakan PT Bumi Karsa, menggunakan kombinasi perkerasan aspal dan rigid pavement (beton).
BACA JUGA:
Penantian Panjang Berakhir, Jalan Rusak Bentian Besar Mulai Diperbaiki
Kepala Bagian Teknik PT Bumi Karsa, Lalu Syamsul Wathoni, mengatakan penanganan dilakukan sesuai kondisi lapangan, termasuk pemeliharaan darurat dengan agregat agar jalur distribusi kebutuhan pokok tetap berfungsi selama proses konstruksi berlangsung.
“Tantangan utama kami adalah curah hujan tinggi dan lalu lintas kendaraan berat, terutama angkutan CPO. Karena itu kami pasang rambu pembatasan muatan maksimal 8 ton sesuai kelas jalan,” ujarnya saat peninjauan lapangan, Minggu 25 Januari 2026.
BACA JUGA:
Jalur ‘Horor’ Gunung Lantuk - Bentian Besar Segera Diperbaiki
Untuk mempercepat pekerjaan, kontraktor telah menyiapkan Asphalt Mixing Plant (AMP) serta membangun Batching Plant dan crusher yang ditargetkan beroperasi penuh pada Februari 2026. Sejumlah alat berat dan dump truck juga telah ditempatkan di titik rawan seperti Gunung Lantuq dan Gunung Pancoran. Selain peningkatan badan jalan, pekerjaan turut mencakup pengecatan jembatan dan pembersihan drainase sebagai bagian dari preservasi.
BACA JUGA:
Perjuangkan Infrastruktur, Bupati Kubar Sambangi Balai Jalan Kaltim
Sementara itu, upaya perbaikan jalan nasional di Kubar turut diperkuat melalui kegiatan preservasi ruas Simpang Blusuh–Simpang 3 Damai–Barong Tongkok–Mentiwan (Sendawar) yang berada di bawah kewenangan PPK 1.8 Provinsi Kalimantan Timur. Proyek ini telah berkontrak sejak Desember 2025 dan akan berlangsung hingga Desember 2027.
Bupati Kutai Barat Frederick Edwin menyambut positif realisasi perbaikan jalan nasional tersebut. Ia menilai peningkatan infrastruktur jalan akan sangat membantu aktivitas masyarakat serta memperlancar arus logistik dan perekonomian daerah.
“Dengan kondisi jalan yang baik, mobilitas warga meningkat dan peluang ekonomi semakin terbuka,” kata Edwin, saat menyambangi Kantor BB-PJN Kaltim.
BACA JUGA:
BBPJN Kaltim Bangun AMP Perbaikan Jalan Kubar
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BBPJN Kaltim, Andi M Ruli, menegaskan pekerjaan perbaikan telah dimulai sejak Desember 2025 dan ditargetkan seluruh ruas jalan nasional di Kubar kembali dalam kondisi mantap pada Desember 2027. Penanganan difokuskan pada titik-titik kerusakan berat yang selama ini dikeluhkan masyarakat dan dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama saat musim hujan.
Dengan dimulainya proyek bernilai ratusan miliar rupiah ini, pemerintah berharap konektivitas wilayah Kutai Barat semakin baik, distribusi barang lebih lancar, serta mampu menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi regional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....