BBPJN Kaltim Bangun AMP Perbaikan Jalan Kubar
- 16 Jan 2026 18:39 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Penanganan jalan nasional rusak di Kabupaten Kutai Barat (Kubar), oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur (Kaltim) kini mulai terlihat di lapangan. Sejumlah titik jalan yang berlubang sudah mulai ditangani sebagai langkah awal proyek perbaikan.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BBPJN Kaltim, Andi M Ruli mengatakan, saat ini kontraktor masih dalam tahap persiapan teknis sebelum pekerjaan utama dilakukan secara menyeluruh.
Salah satu yang tengah dikerjakan adalah pembangunan Asphalt Mixing Plant (AMP) dan Batching Plant.
"Sekarang kontraktornya sudah mulai persiapan mobilisasi peralatan. Untuk kenyamanan pengguna jalan, lubang di badan jalan sudah mulai ditambal," kata Ruli, Jumat, 16 Januari 2026.
Penambalan lubang-lubang di badan jalan dilakukan untuk meminimalkan risiko kecelakaan serta menjaga kelancaran arus lalu lintas. Langkah ini menjadi solusi sementara sebelum pekerjaan perbaikan permanen dimulai.
Selain penanganan badan jalan, BBPJN Kaltim juga melakukan perbaikan sistem drainase di sepanjang ruas jalan nasional yang dikerjakan. Drainase menjadi perhatian khusus karena menjadi salah satu penyebab utama kerusakan jalan.
"Lumayan panjang pembangunan saluran drainasenya. Ini salah satu yang menjadi prioritas utama dalam proyek ini dan termasuk menjawab keluhan masyarakat," ujarnya.
Ruli menjelaskan, perbaikan drainase diharapkan mampu mencegah genangan air yang selama ini mempercepat kerusakan permukaan jalan.
Dengan sistem drainase yang baik, umur jalan dapat lebih panjang dan biaya pemeliharaan bisa ditekan.
Penanganan jalan nasional ini telah dimulai di beberapa wilayah, termasuk Kecamatan Bentian Besar. Aktivitas lapangan akan terus ditingkatkan seiring rampungnya fasilitas pendukung proyek.
BBPJN Kaltim optimistis, dengan tahapan pekerjaan yang terencana dan dukungan anggaran yang memadai, kondisi jalan nasional di Kubar dapat kembali layak dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat hingga akhir masa kontrak pada 2027.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....