Kadispora Kubar Apresiasi Inisiatif Latihan Mandiri PERCASI dan Bridge

  • 30 Mei 2026 16:59 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) kabupaten Kutai Barat, Gamas Laden, mengapresiasi inisiatif pengurus Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI) dan Bridge Kutai Barat yang mulai menggelar latihan intensif secara mandiri sebagai bagian dari persiapan menghadapi Porprov Kaltim 2026 di Kabupaten Paser.

Apresiasi tersebut disampaikan Gamas saat menghadiri kegiatan latihan dan demonstrasi permainan yang digelar kedua cabang olahraga di Sekretariat KONI Kutai Barat, Kompleks Business Center Barong Tongkok, Jumat 29 Mei 2026.

Kehadirannya menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap upaya pembinaan atlet yang sudah mulai dilakukan jauh sebelum pelaksanaan Porprov.

“Saya mengapresiasi kawan-kawan, terutama Ketua KONI yang baru bersama pengurus PERCASI dan Bridge yang secara inisiatif sendiri sudah mulai mengadakan latihan-latihan persiapan. Saya kebetulan diundang untuk menyaksikan dan tentu sangat mendukung kegiatan seperti ini,” kata Gamas.

Menurutnya, langkah yang dilakukan kedua cabang olahraga tersebut menunjukkan keseriusan dalam mempersiapkan atlet sejak dini. Persiapan yang dimulai lebih awal dinilai sangat penting agar atlet memiliki waktu yang cukup untuk meningkatkan kemampuan teknis maupun mental bertanding.

Gamas menilai catur dan bridge merupakan cabang olahraga yang mengandalkan kemampuan berpikir, konsentrasi, strategi, serta ketenangan dalam mengambil keputusan. Karena itu, latihan yang dilakukan secara rutin menjadi faktor utama untuk meningkatkan kualitas atlet.

Ia menjelaskan, pada cabang olahraga bridge, atlet tidak hanya dituntut memahami permainan, tetapi juga harus memiliki kemampuan komunikasi dan kekompakan yang baik dengan pasangan bermainnya. Kesalahan kecil dalam membaca situasi maupun komunikasi dapat memengaruhi hasil pertandingan.

“Orang melihat bridge mungkin seperti permainan kartu biasa, padahal di dalamnya ada perhitungan, hafalan, dan kekompakan dengan pasangan. Itu harus sering dilatih supaya saat bertanding tidak terjadi kesalahan komunikasi atau strategi,” ujarnya.

Hal serupa juga berlaku pada olahraga catur. Menurut Gamas, catur melatih kemampuan berpikir cepat, ketenangan, dan kecermatan dalam mengambil langkah. Apalagi pada nomor catur cepat dan catur kilat yang menuntut atlet membuat keputusan dalam waktu singkat.

“Kalau saya perhatikan, terutama pada catur cepat, pemain harus benar-benar tenang dan fokus. Kalau tidak, bisa saja salah langkah dan itu sangat berpengaruh terhadap hasil pertandingan,” katanya.

Gamas menilai langkah yang dilakukan PERCASI dan Bridge menunjukkan bahwa proses persiapan menuju Porprov sudah berjalan. Ia berharap pola latihan yang saat ini dijalankan dapat terus ditingkatkan sehingga para atlet mampu mencapai puncak performa menjelang pelaksanaan pertandingan.

Menurutnya, seluruh cabang olahraga di Kutai Barat perlu mulai memasuki tahapan pembinaan yang lebih serius agar target prestasi pada Porprov dapat tercapai.

“Secara bertahap persiapan sudah dimulai. Saya berharap menjelang akhir tahun nanti atlet-atlet kita di semua cabang olahraga sudah mendekati masa puncak dan siap bertanding di Porprov,” ujarnya.

Selain fokus pada latihan, Gamas juga mengingatkan para atlet untuk menjaga kesehatan dan disiplin dalam menjalani program pembinaan. Ia menilai kondisi fisik yang prima akan sangat berpengaruh terhadap performa saat bertanding.

Dispora, lanjutnya, akan terus mendukung pembinaan olahraga di Kutai Barat meski saat ini pemerintah masih menghadapi berbagai keterbatasan anggaran. Ia berharap semangat para atlet untuk berprestasi tetap terjaga dan menjadi inspirasi bagi generasi muda.

“Kami ingin olahraga menjadi sarana membentuk generasi muda yang sehat, disiplin, jauh dari narkoba, dan memiliki masa depan yang lebih baik. Karena itu pembinaan atlet harus terus kita dukung bersama,” kata Gamas.

Dengan dukungan pemerintah daerah, KONI, serta komitmen pengurus cabang olahraga, Dispora optimistis atlet-atlet Kutai Barat mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya dan bersaing pada Porprov Kalimantan Timur 2026 di Kabupaten Paser.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....