Belum Memiliki Ring Tinju, Ketua KONI Kubar Janji Beri Perhatian
- 30 Mei 2026 03:34 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – Cabang olahraga tinju di kabupaten Kutai Barat hingga kini belum memiliki ring tinju sendiri. Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Ketua KONI Kutai Barat, Alsiyus, saat mengunjungi lokasi latihan atlet Pertina Kubar, Jumat 29 Mei 2026.
Ketua Pertina Kutai Barat, Evi Mona Anggraeni, mengatakan selama ini keterbatasan fasilitas menjadi kendala utama dalam pembinaan atlet maupun penyelenggaraan kejuaraan tinju di daerah.
“Tadi kami sampaikan bahwa kami belum punya sasana dan ring tinju. Setiap ikut kejuaraan di luar kota, ternyata hanya Kutai Barat yang belum mempunyai ring,” kata Evi.
Menurutnya, selain belum memiliki ring tinju, perlengkapan latihan seperti samsak juga sudah dalam kondisi usang dan perlu diperbarui.
Meski demikian, para atlet tetap menjalani latihan rutin dengan semangat tinggi demi menghadapi berbagai kejuaraan, termasuk Porprov Kaltim 2026.
Evi mengaku bersyukur karena kondisi tersebut kini mendapat perhatian langsung dari Ketua KONI Kutai Barat bersama jajaran pengurus baru.
“Luar biasa sekali ya. Ini benar-benar kerja nyatanya pengurus KONI yang baru sekarang. Kami merasa terlibat sekali dan terharu sekali dikunjungi langsung oleh beliau,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Pertina Kutai Barat turut mengajukan permohonan pengadaan ring tinju sebagai kebutuhan prioritas untuk menunjang pembinaan atlet.
Menanggapi hal itu, Ketua KONI Kutai Barat, Alsiyus, mengatakan pihaknya akan berupaya memperhatikan kebutuhan fasilitas cabang olahraga, termasuk tinju yang dinilai memiliki potensi prestasi cukup baik.
“Kami datang langsung supaya bisa melihat kondisi nyata di lapangan. Apa yang menjadi kebutuhan atlet dan cabor akan kita data dan perjuangkan secara bertahap,” kata Alsiyus.
Ia mengapresiasi semangat para atlet dan pelatih tinju Kutai Barat yang tetap mampu meraih prestasi meski dengan keterbatasan sarana latihan.
“Walaupun fasilitas masih terbatas, semangat atlet luar biasa. Ini yang harus kita dukung bersama,” ujarnya.
Menurut Alsiyus, pembinaan olahraga tidak hanya soal target medali, tetapi juga bagaimana memberikan perhatian terhadap kebutuhan dasar atlet agar proses latihan berjalan maksimal.

Saat ini Pertina Kutai Barat memiliki sekitar 20 atlet aktif mulai tingkat SD hingga SMA. Enam atlet di antaranya telah dipastikan lolos dan akan mewakili Kutai Barat pada ajang Porprov Kaltim 2026.
Meski dengan keterbatasan fasilitas, atlet tinju Kutai Barat tetap mampu menunjukkan prestasi di tingkat provinsi. Pada Babak Kualifikasi Porprov, Pertina Kubar berhasil meraih dua medali emas dan tiga medali perunggu.
Pelatih tinju Kubar, Agiel Sepgu Chinda berharap dukungan fasilitas dari KONI dapat meningkatkan motivasi atlet untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama Kutai Barat di Porprov mendatang.
“Harapan kami anak-anak semakin semangat latihan. Minimal sama seperti BK kemarin, kalau bisa lebih itu harapan kami dari Pertina,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....