KONI Kubar Gandeng Dispora Persiapkan Kebutuhan Atlet Porprov

  • 19 Mei 2026 16:39 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutai Barat memperkuat koordinasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta DPRD Kutai Barat dalam rangka mematangkan persiapan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh kebutuhan atlet dan cabang olahraga dapat terpenuhi, mulai dari pelaksanaan training center (TC), pengadaan perlengkapan olahraga, hingga dukungan regulasi dan anggaran pembinaan.

Ketua KONI Kubar, Alsiyus melalui Wakil Ketua I, Arkadius Elly, mengatakan sinergi dengan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam mendukung kesiapan atlet menghadapi kompetisi tingkat provinsi.

“Kita akan berkoordinasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Barat terkait pelaksanaan TC dan persiapan lainnya,” kata Arkadius, usai rapat konsolidasi internal di Barong Tongkok, Selasa 19 Mei 2026.

Menurutnya, sejumlah kebutuhan yang akan dipersiapkan meliputi alat latihan, alat tanding, hingga training pack bagi atlet dan pelatih. Selain itu, KONI juga ingin memastikan kesiapan fasilitas latihan dan dukungan teknis selama pelaksanaan pemusatan latihan berlangsung.

Arkadius menjelaskan, cabang olahraga yang telah lolos babak kualifikasi Porprov akan menjadi prioritas utama dalam program pembinaan dan pemusatan latihan.

“Semua kebutuhan yang berkaitan dengan kesiapan menuju Porprov akan kita koordinasikan bersama,” ujarnya.

Selain memperkuat koordinasi dengan Dispora, KONI Kutai Barat juga berencana menggelar hearing atau rapat dengar pendapat bersama DPRD Kutai Barat untuk membahas standarisasi pengadaan alat olahraga dan dukungan regulasi pembinaan atlet.

Menurut Arkadius, langkah tersebut penting agar proses pengadaan barang dan jasa di bidang olahraga memiliki payung hukum yang jelas dan standar yang sama bagi seluruh pihak.

“Kita akan menjadwalkan hearing dengan DPRD terkait payung hukum tentang pengadaan alat olahraga supaya ada standar yang jelas,” katanya.

Ia menilai selama ini masih terdapat sejumlah kendala dalam pengadaan perlengkapan olahraga karena belum adanya standar baku yang menjadi acuan bersama bagi cabang olahraga, KONI maupun Dispora.

“Kita ingin supaya ketika cabor, KONI ataupun Dispora melakukan pengadaan alat olahraga, semuanya punya standar yang sama dan jelas,” ucapnya.

Arkadius menegaskan, kebutuhan alat olahraga menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung peningkatan prestasi atlet. Karena itu, KONI ingin memastikan seluruh perlengkapan yang digunakan atlet sesuai standar pertandingan.

Selain membahas pengadaan alat olahraga, hearing bersama DPRD juga mencakup dukungan anggaran pembinaan hingga kesejahteraan atlet dan pelatih.

Salah satu poin yang akan didorong KONI yakni penyesuaian bonus atlet berprestasi yang dinilai sudah cukup lama tidak mengalami perubahan.

“Bonus atlet yang ada sekarang ini sudah bertahan cukup lama. Mudah-mudahan ke depan ada perhatian untuk peningkatan bonus bagi atlet berprestasi,” ujarnya.

KONI Kutai Barat berharap dukungan fasilitas, regulasi, dan anggaran dari pemerintah daerah dapat memperkuat pembinaan olahraga prestasi di daerah menjelang Porprov Kalimantan Timur di kabupaten Paser pada November mendatang.

Arkadius optimistis dengan dukungan semua pihak, atlet-atlet Kutai Barat mampu tampil maksimal dan membawa prestasi bagi daerah di ajang Porprov mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....