Cegah Kemacetan, Perancang IKN Minta Transportasi Publik Disiapkan sejak Awal

  • 30 Agt 2026 18:39 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Nusantara – Sistem transportasi publik di Ibu Kota Nusantara (IKN) dinilai wajib tersedia sejak tahap awal pembangunan. Keberadaan transportasi massal sejak dini sangat krusial agar pola hidup dan kebiasaan masyarakat tidak terlanjur bergantung pada kendaraan pribadi seiring meningkatnya populasi IKN.

Pemenang sayembara desain IKN, Sibarani Sofian, menegaskan bahwa penyediaan transportasi umum tidak boleh ditunda hingga warga menumpuk. Belajar dari pengembangan Kota-kota lain di dunia, infrastruktur mobilitas publik harus mendahului pertumbuhan aktivitas kota.

“Transportasi itu harus duluan. Jika transportasi publik belum siap saat aktivitas masyarakat mulai ramai, penggunaan kendaraan pribadi akan semakin sulit dikendalikan, dan ini akan menimbulkan kemacetan” kata Sibarani, Sabtu 29 Agustus 2026.

Ia mencontohkan lonjakan pengunjung IKN pada periode Lebaran lalu, di mana sekitar 500 ribu orang datang menggunakan puluhan ribu kendaraan pribadi. Menurutnya, pemandangan tersebut masih bisa dimaklumi jika hanya terjadi pada momen liburan tertentu.

Namun, situasi akan menjadi masalah besar apabila kebiasaan menggunakan kendaraan pribadi tersebut terbawa dalam aktivitas harian warga.

“Sekali-kali mungkin oke, tetapi kalau sudah terjadi setiap hari, ini tidak sehat,” ujarnya.

Sibarani tak memungkiri bahwa mengoperasikan transportasi umum di kota baru membutuhkan pengorbanan biaya operasional yang lebih besar karena jumlah penumpang yang belum maksimal. Namun, langkah ini harus diambil sebagai bentuk loss leader, yaitu investasi awal untuk membentuk pola hidup masyarakat yang lebih ramah lingkungan.

“Walaupun secara operasional pasti akan lebih mahal karena warganya belum banyak, transportasi publik tetap harus ada. Ini pengorbanan di awal untuk membentuk kebiasaan dan menjadi pemantik bagi kota yang lebih berkelanjutan (sustainable),” ucap Sibarani.

Menanggapi hal tersebut, Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menegaskan komitmennya untuk menghadirkan ekosistem transportasi publik modern dan terintegrasi sejak dini. OIKN memastikan bahwa pemenuhan transportasi ramah lingkungan berkonsep green, smart, and integrated mobility telah masuk dalam peta jalan utama pembangunan Nusantara.

“Untuk transportasi umum kita sudah siapkan bus listrik di kawasan KIPP. Bus ini setiap 15 akan berkeliling ibu kota,” kata Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono.

Basuki menyatakan kesiapan layanan publik, termasuk keterhubungan moda transportasi publik dan fasilitas penunjangnya terus dimatangkan agar sejalan dengan pemindahan penataan kawasan dan bertambahnya penghuni IKN.

Langkah ini dilakukan guna menjamin sistem tata kelola kota dapat berjalan lincah sekaligus menjawab tantangan kebutuhan mobilitas warga Nusantara secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....