Minim Peminat, RSUD HIS Kubar Masih Kekurangan Dokter Spesialis
- 28 Mar 2026 07:10 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Keterbatasan tenaga dokter spesialis RSUD Harapan Insan Sendawar (HIS) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) menjadi tantangan serius dalam peningkatan layanan kesehatan.
Direktur RSUD HIS, dr. I Nyoman Sumahardika, menyebut kondisi tersebut merupakan pekerjaan rumah (PR) yang hingga kini belum sepenuhnya teratasi. Sehingga pemenuhan sumber daya manusia, khususnya dokter spesialis, masih menjadi fokus utama yang terus diupayakan pihaknya.
“Jadi intinya, kita ini sebenarnya adalah melengkapi SDM yang ada. Karena terus terang ini PR bagi kami,” kata dr. Nyoman, Sabtu 28 Maret 2026.
Ia menyebut, berbagai langkah telah dilakukan, termasuk mengusulkan formasi dokter spesialis melalui jalur CPNS. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil karena minimnya minat pelamar.
“Sudah melakukan berbagai upaya untuk melakukan pemenuhan SDM ini, sama seperti di Rumah Sakit Linggang, sudah memasukkan formasi CPNS untuk dokter spesialis, tapi tidak ada yang melamar,” ujarnya.
Masalah Letak Geografis Wilayah
Menurut dr. Nyoman, faktor geografis menjadi salah satu penyebab rendahnya minat tenaga medis untuk bertugas di daerah. Letak wilayah yang relatif jauh kerap menjadi pertimbangan utama para dokter.
“Itu yang menjadi kesulitan kita, karena mungkin daerah kita ini jauh, orang berpikir mau kerja ke sini,” ucapnya.
Meski demikian, pihak rumah sakit tidak tinggal diam. Berbagai upaya alternatif terus dilakukan, termasuk memanfaatkan jaringan profesional untuk mendatangkan dokter spesialis.
“Seperti beberapa waktu lalu, kami bisa dapat dokter spesialis penyakit dalam itu dari koneksi dari teman,” kata dr. Nyoman.
Selain itu, RSUD HIS juga berupaya meningkatkan fasilitas penunjang bagi tenaga medis, khususnya dokter spesialis, sebagai strategi untuk menarik minat sekaligus mempertahankan mereka agar bersedia bertugas di Kutai Barat.
Menurut dr. Nyoman, langkah tersebut dinilai penting, mengingat ketersediaan fasilitas yang memadai menjadi salah satu pertimbangan utama bagi tenaga medis dalam memilih lokasi kerja, terutama di daerah yang relatif terpencil.
Dengan berbagai upaya tersebut, Ia berharap ke depan pelayanan kesehatan di Kutai Barat dapat semakin optimal, seiring terpenuhinya kebutuhan dokter spesialis yang selama ini masih terbatas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....