RSUD HIS Luruskan Isu Antrean Pasien Lama Sejak Subuh
- 26 Jan 2026 20:36 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah Harapan Insan Sendawar (RSUD HIS) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) meluruskan isu terkait antrean panjang pasien yang disebut sudah terjadi sejak subuh.
Direktur RSUD HIS, dr. I Nyoman Sumahardika, menegaskan pihak rumah sakit tidak pernah menginstruksikan pasien untuk datang sejak pukul 04.00 Wita guna mengantre pelayanan.
“Siapa sih yang ngomongkan saya suruh selidiki itu? Siapa yang suruh orang-orang datang ke sini pagi jam 4? Karena kita aturannya di pendaftaran itu sudah dirilis, pendaftaran tetap mulai jam 7.30,” ujar dr. Nyoman, Senin 26 Januari 2026.
Ia menjelaskan, antrean sejak dini hari terjadi akibat miskomunikasi di lapangan, bukan karena kebijakan resmi rumah sakit, sehingga masyarakat keliru menafsirkan jam pelayanan yang sebenarnya telah ditetapkan.
“Ini sebenarnya miskomunikasi. Kemarin itu ceritanya ketika alat antrian macet, otomatis harus manual,” katanya.
Menurutnya, saat sistem antrian bermasalah, petugas berinisiatif menyiapkan nomor antrean secara manual agar pelayanan tetap berjalan lancar.
“Nah, kalau manual itu inisiatif staf di sana membuat nomor antrean dulu, bersiap datang lebih pagi sekitar jam 5 untuk mempersiapkan nomor antrean manual itu. Tetapi untuk pelayanan, tetap sesuai ketentuan,” ujar dr. Nyoman.
Informasi tersebutlah yang kemudian berkembang di Masyarakat, sehingga banyak pasien datang jauh lebih awal dari jadwal pelayanan.
“Mungkin dengan informasi petugas melakukan persiapan di jam lima tadi, masyarakat lalu beranggapan pelayanan sudah buka, padahal bukan itu maksudnya. Jadi kalau ada yang datang jam empat, ya jelas tidak ada orang. Disitu miskomunikasinya,” ucap dr. Nyoman
Ia menambahkan, ke depan pihaknya akan lebih menekankan sosialisasi jadwal pelayanan secara terbuka agar tidak terjadi kebingungan di masyarakat. Selain itu, RSUD HIS juga terus berupaya menambah SDM tenaga medis, termasuk dokter spesialis, agar pelayanan tetap optimal meski jumlah pasien tinggi.
“Saat ini tidak ada batasan pasien, berapapun pasien sampai jam 12 tetap kita layani, karena kita sudah menambah spesialis jaga,” katanya, tegas.
Ia berharap dengan perbaikan sistem dan penambahan SDM, antrean sejak subuh tidak lagi terjadi dan pelayanan kesehatan bisa berjalan lebih tertib dan efektif, sehingga masyarakat tidak perlu datang terlalu pagi untuk mendapatkan layanan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....