Pemkab Kubar Targetkan Angka Kemiskinan Turun di Bawah 5 Persen pada 2029

  • 07 Apr 2026 01:47 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menargetkan penurunan angka kemiskinan hingga di bawah 5 persen pada 2029, sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang telah ditetapkan.

Bupati Kutai Barat Frederick Edwin menegaskan, target tersebut menjadi komitmen bersama seluruh perangkat daerah dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Menurutnya, saat ini angka kemiskinan di Kutai Barat tercatat sebesar 8,72 persen dan menjadi yang tertinggi kedua di Kalimantan Timur. Kondisi tersebut dinilai masih memerlukan upaya serius dan terintegrasi dari berbagai sektor.

“Penurunan angka kemiskinan ini menjadi prioritas utama pembangunan daerah. Kita harus bekerja sama agar target di bawah 5 persen dapat tercapai,” kata Edwin dalam rapat koordinasi dan evaluasi percepatan penurunan kemiskinan di Sendawar, Senin 6 April 2026.

Untuk mewujudkan target tersebut, pemerintah daerah akan memperkuat sinergi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) serta memastikan seluruh program penanggulangan kemiskinan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Bupati juga menekankan pentingnya evaluasi berkala terhadap program yang telah berjalan, termasuk intervensi tahun sebelumnya, agar kebijakan yang diambil lebih tepat dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Selain itu, akurasi data penerima manfaat menjadi perhatian utama. Data yang valid dan mutakhir dinilai penting untuk memastikan bantuan pemerintah benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Program bantuan harus berbasis data yang akurat agar tidak salah sasaran,” ujarnya.

Pemkab Kubar juga mengidentifikasi sejumlah faktor yang memengaruhi tingginya angka kemiskinan, di antaranya keterbatasan infrastruktur, akses pendidikan, pertumbuhan ekonomi yang belum merata, serta lemahnya monitoring dan tata kelola program.

Melalui penguatan koordinasi, sinkronisasi program, dan pengawasan yang berkelanjutan, pemerintah daerah optimistis target penurunan angka kemiskinan di bawah 5 persen pada 2029 dapat tercapai sekaligus mewujudkan pembangunan yang lebih merata dan berkeadilan di Kutai Barat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....