Pasar Belum Stabil, Produksi Pupuk Organik BUMP S3 Ikut Menurun
- 15 Jun 2026 20:00 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Pengembangan usaha pupuk organik yang dijalankan Badan Usaha Milik Petani (BUMP) Indonesia PT Sendawar Sempekat Sejahtera (S3) masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari pemasaran hingga ketersediaan bahan baku produksi.
Direktur BUMP S3, Mundlofir, mengatakan salah satu persoalan yang masih dihadapi adalah belum terbentuknya pasar yang stabil untuk menyerap produk pupuk organik dan pupuk organik cair yang diproduksi.
Menurutnya, permintaan produk masih bersifat musiman sehingga belum mampu menciptakan pola penjualan yang rutin setiap bulan.
“Market ini masih musiman, jadi belum ada market yang rutin,” kata Mundlofir, Senin 15 Juni 2026.
Selain persoalan pasar, kapasitas produksi juga dipengaruhi oleh jumlah ternak yang dimiliki. Pasalnya, limbah ternak menjadi bahan baku utama dalam pembuatan pupuk kompos maupun pupuk organik cair.
Ia menjelaskan, ketika populasi ternak di kandang masih mencapai 22 ekor, produksi limbah yang tersedia dapat mencapai lebih dari lima ton dalam sebulan. Jumlah tersebut menjadi sumber bahan baku utama untuk kegiatan pengolahan pupuk.
Namun saat ini kondisi tersebut mengalami perubahan setelah jumlah ternak yang dimiliki berkurang secara signifikan.
"Kemarin dengan kapasitas kandang dua puluh dua ekor bisa menghasilkan lebih dari lima ton limbah per bulan. Sekarang ternaknya tinggal sedikit, hanya delapan ekor," ujarnya.
Penurunan jumlah ternak berdampak langsung terhadap ketersediaan bahan baku yang digunakan dalam proses produksi. Akibatnya, kapasitas produksi pupuk organik yang dapat dihasilkan juga ikut menurun dibandingkan sebelumnya.
Di samping itu, BUMP S3 juga masih menghadapi keterbatasan sarana pendukung produksi. Saat ini peralatan yang digunakan masih terbatas sehingga sejumlah pekerjaan masih dilakukan secara manual.
Menurut Mundlofir, pihaknya telah merencanakan penambahan peralatan untuk meningkatkan efisiensi kerja dan mempercepat proses produksi.
"Saya lagi pesan conveyor supaya pekerjaan lebih ringan," katanya.
Ia berharap peningkatan kapasitas produksi, dukungan peralatan, dan terbentuknya pasar yang lebih stabil dapat membantu pengembangan usaha pupuk organik yang dijalankan BUMP S3 ke depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....