Pupuk Organik Badan Usaha Petani Kubar Hasilkan Tomat Lebih Sehat
- 15 Jun 2026 14:55 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Badan Usaha Milik Petani (BUMP) Indonesia PT Sendawar Sempekat Sejahtera (S3) mengklaim kualitas pupuk kompos organik dan Pupuk Organik Cair (POC) yang diproduksi terus mengalami peningkatan dalam tiga tahun terakhir.
Peningkatan tersebut terlihat dari hasil evaluasi dan pengujian laboratorium terhadap kandungan unsur hara yang terdapat pada produk pupuk yang dihasilkan. Kualitas produk saat ini lebih baik dibandingkan ketika usaha tersebut pertama kali dijalankan.
Direktur BUMP S3, Mundlofir, mengatakan peningkatan kualitas menjadi salah satu fokus utama selama pengembangan usaha berlangsung.
“Kalau kualitas ini naik, baik kompos organik maupun POC,” kata pengusaha yang akrab disapa Pak Mun tersebut, Senin 15 Juni 2026.
Ia menjelaskan, hasil pengujian laboratorium menunjukkan kandungan unsur hara pada pupuk yang diproduksi mengalami peningkatan dibandingkan hasil pengujian pada masa awal produksi.
Selain itu, tingkat keasaman atau pH produk juga berada pada kisaran yang baik untuk mendukung pertumbuhan tanaman.
Menurut Pak Mun, manfaat pupuk organik tidak hanya terlihat dari hasil pengujian laboratorium, tetapi juga dari penerapannya secara langsung pada lahan pertanian yang dikelola.

Sudah Lakukan Uji Coba Tanaman Tomat
Ia mengaku telah melakukan budidaya tanaman tanpa menggunakan pupuk kimia dan memperoleh hasil yang cukup memuaskan, baik dari sisi kesuburan tanaman maupun kualitas hasil panen.
"Sudah saya lakukan kegiatan itu tanpa menggunakan pupuk kimia. Dari tingkat kesuburan itu sangat normal sekali, sangat bagus," ujar Pak Mun.
Salah satu contoh yang ia sampaikan adalah hasil budidaya tomat yang menggunakan pupuk organik produksi BUMP S3.
"Saya tanam tomat, hasil panennya tidak dimasukkan kulkas satu bulan bisa bertahan, tidak lembek," katanya.
Selain daya tahan hasil panen, BUMP S3 juga melakukan pengujian terhadap residu yang terkandung pada produk pertanian yang menggunakan pupuk organik tersebut.
“Hasil panen itu kita uji residunya negatif. Jadi sangat bagus sekali untuk dikonsumsi,” ucapnya.
Pak Mun berharap, penggunaan pupuk organik dapat semakin berkembang di kalangan petani sebagai alternatif untuk menghasilkan produk pertanian yang lebih sehat sekaligus mengurangi penggunaan bahan kimia secara berlebihan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....