Wabup Kubar Ajak Generasi Muda Aktif Lestarikan Budaya Lokal

  • 03 Jun 2026 15:16 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar - Festival Sempekat Harmoni Budaya 2026 diharapkan menjadi sarana bagi generasi muda untuk mengenal, mencintai, dan melestarikan budaya daerah di tengah derasnya perkembangan teknologi dan modernisasi.

Harapan tersebut disampaikan Wakil Bupati Kutai Barat (Kubar) Nanang Adriani saat membuka Festival Sempekat Harmoni Budaya di Taman Budaya Sendawar (TBS), Selasa 2 Juni 2026 malam.

Menurut Nanang, keberadaan festival budaya memiliki peran penting dalam memperkenalkan kembali kekayaan tradisi, seni, dan adat istiadat yang diwariskan oleh para leluhur kepada generasi penerus.

Ia menilai pelestarian budaya tidak cukup hanya dilakukan melalui dokumentasi atau kegiatan seremonial, tetapi juga perlu diwujudkan melalui keterlibatan aktif masyarakat, khususnya kalangan muda, dalam berbagai kegiatan seni dan budaya.

“Melalui festival ini, kita tidak hanya menampilkan keelokan tari-tarian, kemerduan musik tradisional, atau lagu khas daerah. Lebih dari itu, momentum ini harus menjadi ruang refleksi untuk menjaga toleransi dan mempererat tali persaudaraan,” kata Nanang.

Kata Nanag, Kubar memiliki kekayaan budaya yang lahir dari keberagaman suku, adat, dan tradisi yang hidup berdampingan selama bertahun-tahun. Kondisi tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat identitas daerah sekaligus memperkaya khazanah budaya nasional.

Karena itu, Ia mengajak generasi muda untuk tidak melupakan akar budaya daerahnya meskipun hidup di era digital yang serba cepat dan terbuka terhadap berbagai pengaruh dari luar.

Menurutnya, pemahaman terhadap budaya lokal akan membantu membangun karakter generasi muda yang menghargai nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan kearifan lokal yang selama ini menjadi ciri masyarakat Kutai Barat.

Nanang juga mengapresiasi keterlibatan sanggar seni, komunitas budaya, pelajar, dan berbagai elemen masyarakat yang ikut memeriahkan Festival Sempekat Harmoni Budaya tahun ini.

“Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa minat terhadap pelestarian budaya daerah masih tumbuh di tengah Masyarakat,” ujarnya.

Selain menjadi ruang ekspresi seni, festival tersebut juga menghadirkan berbagai kegiatan pendukung seperti pameran produk lokal, festival kuliner, dan perlombaan budaya yang melibatkan peserta dari berbagai kecamatan di Kutai Barat.

“Mari kita tunjukkan kepada dunia luar bahwa Kutai Barat adalah daerah yang ramah, kaya pesona alam, dan teguh menjaga akar budayanya,” ucap Nanang. Adriani.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....