Kades Muara Beloan Harap Warga Lokal Dilibatkan dalam Proyek KDMP

  • 11 Apr 2026 20:40 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar – Kepala Kampung Muara Beloan, kecamatan Muara Pahu, kabupaten Kutai Barat, Rudy Suhartono, menyoroti minimnya keterlibatan masyarakat lokal dalam pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Ia menilai, kehadiran koperasi seharusnya menjadi penggerak ekonomi warga setempat. Namun, dalam pelaksanaannya, tenaga kerja hingga material pembangunan masih didominasi dari luar kampung.

“Tujuan Kopdes ini untuk menggerakkan ekonomi warga. Tapi yang bekerja orang luar, material juga dari luar. Kami harapkan warga lokal itu dilibatkan supaya mereka merasa memiliki koperasi ini,” kata Rudy dalam Rakor Petinggi se-Kubar, dikutip Sabtu 11 April 2026.

Rudy meminta agar masyarakat lokal dapat dilibatkan secara langsung, baik dalam proses pembangunan maupun operasional koperasi ke depan. Menurutnya, pelibatan warga lokal penting agar manfaat ekonomi dari program tersebut benar-benar dirasakan oleh masyarakat kampung.

“Jangan sampai masyarakat kami jadi penonton. Kami sangat berharap betul supaya ada warga di kampung yang ikut terlibat sejak awal,” ujarnya.

Selain itu, Rudy juga menekankan pentingnya pemilihan lokasi yang strategis. Ia menilai koperasi tidak akan berkembang jika dibangun di wilayah yang minim aktivitas dan jauh dari pusat keramaian.

“Namanya usaha pasti di tempat yang ramai. Kalau dipaksakan di lokasi yang sepi, tentu sulit berkembang,” katanya.

Rudy mengakui, kondisi ini menjadi dilema bagi pemerintah kampung. Di satu sisi, program harus dijalankan, namun di sisi lain terdapat risiko pembiayaan yang perlu diperhitungkan secara matang.

Lantaran skema pembiayaan koperasi yang berkaitan dengan pinjaman berpotensi menjadi beban jika tidak diimbangi dengan perencanaan usaha yang jelas.

“Kami menghadapi risiko, karena ini berkaitan dengan pinjaman. Kalau tidak berjalan baik, kami khawatir dengan risiko kredit macet, apalagi harus bayar tiap bulan ke bank. Sehingga kalau lokasi KDMP-nya bagus pasti akan berkembang” ucap Rudy.

Menurutnya, wilayah Muara Beloan memilii potensi besar di bidang perikanan. “Kalau ini dikembangkan saya yakin bisa maju karena kami salah satu kampung penghasil ikan sungai terbesar di Kutai Barat” ucapnya penuh optimisme.

Sementara itu, Inspektorat Kabupaten Kutai Barat mengingatkan pemerintah kampung untuk tetap menjalankan fungsi pengawasan dalam pelaksanaan KDMP, termasuk mendorong transparansi dan partisipasi masyarakat.

Auditor Inspektorat Kubar, Rendi, menegaskan kepala kampung memiliki peran strategis sebagai fasilitator sekaligus pengawas agar program berjalan sesuai tujuan.

“Pemerintah desa harus aktif mengawal, memastikan koperasi berjalan transparan dan melibatkan masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah kampung dan masyarakat, program KDMP diharapkan tidak hanya berjalan secara fisik, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi warga desa.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....