Ridwai Ajak Koperasi Merah Putih Dukung dan Lindungi Usaha Kecil

  • 31 Mar 2026 10:01 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar – Ketua DPRD Kutai Barat, Ridwai, mengajak pengelola koperasi, khususnya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), untuk berperan aktif dalam mendukung dan melindungi usaha kecil di daerah, bukan justru menjadi pesaing yang mematikan.

Ridwai menegaskan, kehadiran koperasi harus memberi dampak nyata bagi masyarakat, terutama pelaku usaha kecil seperti pemilik toko dan pedagang lokal. Ia mengingatkan, jika tidak dikelola dengan tepat, koperasi justru berpotensi menggeser keberadaan usaha kecil yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi desa.

“Jangan sampai koperasi hadir, tapi toko-toko kecil malah hilang karena kalah bersaing. Koperasi harusnya melindungi dan memperkuat usaha kecil, bukan menggantikannya,” kata Ridwai di kantor DPRD Kubar, Senin 30 Maret 2026.

Ridwai juga menyoroti efektivitas pendirian koperasi di setiap desa, terutama di wilayah dengan jumlah penduduk terbatas. Menurutnya, koperasi membutuhkan skala ekonomi yang cukup agar bisa bertahan dan berkembang.

Ridwai menilai, desa dengan jumlah penduduk sekitar 300 hingga 400 orang akan kesulitan menghidupkan koperasi secara mandiri. Selain membutuhkan modal besar, koperasi juga harus mampu menghasilkan keuntungan untuk menutup biaya operasional, termasuk gaji karyawan.

“Kalau penduduknya sedikit, kita harus realistis. Koperasi itu perlu perputaran ekonomi yang kuat. Kalau tidak, lama-lama bisa mati,” ujarnya.

Sebagai solusi, ia mendorong pembentukan koperasi berbasis kawasan, yakni satu koperasi yang melayani beberapa desa sekaligus. Dengan demikian, jumlah anggota dan aktivitas ekonomi bisa lebih besar sehingga koperasi memiliki peluang lebih tinggi untuk bertahan.

“Lebih efektif kalau satu koperasi melayani lima kampung. Itu lebih masuk akal dari sisi usaha,” ucapnya.

Selain itu, Ridwai menekankan pentingnya pengelolaan koperasi yang profesional dan berbasis kebutuhan masyarakat. Ia juga mengingatkan agar penggunaan anggaran negara benar-benar diarahkan pada program yang produktif dan berkelanjutan.

Menurutnya, konsep koperasi tetap memiliki potensi besar jika diterapkan dengan tepat, terutama di wilayah dengan jumlah penduduk besar dan sumber daya manusia yang memadai.

“Kita mendukung koperasi, tapi harus tepat sasaran. Yang paling penting, koperasi harus hadir untuk membantu masyarakat kecil, bukan malah mematikan mereka,” ujar politisi PDIP tersebut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....