Juara Pramusim, Bernardo Tavares Ingatkan Persebaya Tak Boleh Terlena

  • 18 Agt 2026 07:47 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Surabaya – Persebaya Surabaya memang berhasil menutup rangkaian pramusim menuju Super League 2026/2027 dengan hasil positif. Namun, pelatih Bernardo Tavares meminta timnya tidak terlena dengan pencapaian tersebut dan segera mengalihkan fokus untuk menghadapi kompetisi resmi.

Persebaya sebelumnya meraih kemenangan 1-0 atas Penang FC dalam uji coba internasional di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Sabtu, 15 Agustus 2026 malam. Hasil itu sekaligus melengkapi catatan positif tim setelah sebelumnya meraih trofi pada turnamen pramusim.

Bagi Bernardo, keberhasilan meraih trofi memang menjadi hal positif bagi pemain, klub, serta suporter Bonek dan Bonita. Namun, pencapaian tersebut tidak boleh membuat tim kehilangan fokus karena persaingan sesungguhnya akan berlangsung di kompetisi resmi.

“Menurut saya, ini bagus bagi para pemain, klub, Bonek dan Bonita. Memenangkan trofi tentu bagus, tetapi sekarang kami harus memikirkan pertandingan berikutnya dan mempersiapkan semuanya,” ujar pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut.

Bernardo juga mengingatkan para pemain agar tetap rendah hati. Menurutnya, hasil yang diraih dalam turnamen pramusim tidak bisa menjadi patokan sepenuhnya untuk mengukur kekuatan tim menghadapi kompetisi.

“Kami harus tetap rendah hati dan tidak melupakan satu hal, kami bermain di turnamen pramusim. Beberapa pemain mengalami kelelahan, begitu juga dengan tim lawan,” katanya.

Ia juga menyoroti kondisi sejumlah tim pesaing. Menurut Bernardo, Persib Bandung dan Persija Jakarta tidak tampil dengan kekuatan penuh selama mengikuti turnamen pramusim sehingga hasil pertandingan di ajang tersebut perlu dianalisis secara lebih objektif.

“Jadi kami harus tetap rendah hati dan menganalisis semuanya. Para pemain sudah melakukan pekerjaan yang sangat baik dan menunjukkan sikap yang bagus sepanjang turnamen ini, tetapi sekarang semuanya sudah berlalu,” kata Bernardo.

Pelatih asal Portugal itu bahkan menyebut trofi pramusim yang telah diraih cukup disimpan sebagai bagian dari sejarah klub. Setelah itu, perhatian tim harus sepenuhnya diarahkan pada persiapan menghadapi musim baru.

“Kami sudah mendapatkan trofi. Saya pikir trofi itu akan masuk museum, jadi, sekarang kami harus fokus pada masa sekarang dan masa depan,” ucapnya.

Bernardo menilai masih ada sejumlah aspek permainan yang perlu dibenahi. Persebaya memang telah menunjukkan permainan positif dalam beberapa momen, tetapi konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah sebelum kompetisi resmi dimulai.

“Kami harus lebih konsisten untuk mengulangi hal-hal baik tersebut. Kami senang memenangkan turnamen ini dan senang melihat atmosfer yang diciptakan Bonek dan Bonita untuk para pemain. Sikap mereka luar biasa,” tutur mantan pelatih PSM Makassar itu.

Oleh karena itu, Persebaya kini memilih melanjutkan persiapan dengan bekerja lebih keras. Tim juga akan memantau kondisi fisik pemain, termasuk mengevaluasi sejumlah pemain yang mengalami cedera.

Bernardo ingin memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi terbaik sebelum menjalani pertandingan resmi. Menurutnya, rangkaian pramusim memang sejak awal ditujukan untuk mempersiapkan tim menghadapi kompetisi.

“Pada 5 September, Super League dimulai dan kami harus siap. Target pertandingan ini memang untuk mempersiapkan musim kami dan pertandingan pada 5 September,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....