Persebaya Menang atas Penang FC, Bernardo Tavares Soroti Transisi Bertahan
- 17 Agt 2026 09:52 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Surabaya – Persebaya Surabaya mengakhiri laga uji coba internasional kontra Penang FC dengan kemenangan 1-0. Meski berhasil meraih hasil positif sebagai bagian dari persiapan menghadapi Super League 2026/2027, pelatih Bernardo Tavares masih menemukan sejumlah pekerjaan rumah, terutama dalam transisi bertahan.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu, 15 Agustus 2026 malam, ditentukan oleh gol Walber Mota pada menit ke-83. Gol tersebut memastikan Bajol Ijo menutup laga dengan kemenangan.
Bagi Bernardo, hasil akhir bukan satu-satunya hal yang menjadi perhatian. Proses permainan selama pertandingan menjadi bahan evaluasi untuk melihat perkembangan tim sebelum memasuki kompetisi resmi.
Pelatih asal Portugal itu juga memanfaatkan pertandingan sebagai kesempatan untuk menguji kesiapan pemain. Sejumlah pergantian dilakukan sepanjang laga, termasuk mencoba beberapa pemain di posisi yang berbeda.
“Saya pikir pada babak pertama kami membiarkan tim lawan melakukan banyak tembakan ke arah gawang kami. Sementara kami tidak terlalu banyak melakukan tembakan,” kata Bernardo.
Menurutnya, Persebaya masih bisa tampil lebih baik meski terdapat sejumlah momen positif pada babak pertama. Setelah jeda, perubahan komposisi pemain dilakukan untuk melihat respons tim sekaligus memberikan kesempatan kepada pemain lainnya.
“Saya pikir kami bisa bermain lebih baik, tetapi ada juga beberapa momen bagus pada babak pertama. Pada babak kedua, kami melakukan banyak pergantian pemain,” ucapnya.
Persebaya kemudian tampil lebih agresif setelah sejumlah pemain baru masuk. Namun, Bernardo menilai lini pertahanan masih perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika tim kehilangan bola dan memasuki fase transisi bertahan.
“Kami memiliki momen-momen bagus dan menunjukkan sikap yang baik. Akan tetapi terkadang dalam transisi bertahan kami membiarkan tim lawan menciptakan dua atau tiga peluang yang sebenarnya bisa menjadi gol,” ujarnya.
Penang FC sendiri mampu memberikan tekanan dan menciptakan sejumlah peluang sepanjang pertandingan. Kondisi tersebut menjadi bagian dari evaluasi Persebaya sebelum menghadapi persaingan kompetisi resmi.
Meski demikian, Bernardo menilai secara keseluruhan Persebaya memiliki sejumlah indikator positif. Dari peluang maupun jumlah tembakan ke arah gawang, ia menyebut timnya lebih unggul dibandingkan lawan.
“Namun, jika kita menghitung peluang terbesar, jumlah tembakan ke arah gawang, kami lebih banyak dibandingkan lawan. Kami juga mendapatkan lebih banyak tendangan sudut,” kata mantan pelatih PSM Makassar itu.
Bernardo menyebut pertandingan melawan Penang FC berlangsung intens dan memberikan gambaran penting bagi tim. Ia menilai masih ada banyak aspek yang harus diperbaiki agar Persebaya semakin siap menghadapi musim baru.
“Saya pikir ini pertandingan yang bagus dan intens. Tim lawan juga memiliki tim yang bagus sehingga membuat kami tetap fokus, ada banyak hal yang masih bisa kami tingkatkan untuk menjadi tim yang lebih baik,” katanya.
Selain mengevaluasi permainan tim, laga tersebut juga dimanfaatkan untuk memberikan pengalaman kepada pemain muda. Beberapa pemain mendapat kesempatan tampil bersama tim utama dan merasakan atmosfer pertandingan dengan intensitas tinggi.
Bernardo menyebut sejumlah pemain muda, termasuk Ichsas Baihaqi, mendapat kesempatan bermain. Persebaya bahkan mengakhiri pertandingan dengan menurunkan Dava Yunna yang merupakan pemain dari akademi.
“Kami mengakhiri pertandingan dengan Dava Yunna, pemain dari akademi. Penting bagi mereka untuk merasakan atmosfer seperti ini,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....