Persebaya Akhiri Liga di Empat Besar, Tavares Fokus Bangun Tim untuk Musim Depan

  • 04 Jun 2026 07:43 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Persebaya Surabaya menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan menempati posisi keempat klasemen akhir. Meski berhasil finish di zona empat besar, pelatih Persebaya, Bernardo Tavares menegaskan fokus utama tim saat ini adalah membangun kekuatan yang lebih baik untuk menghadapi musim depan.

Dilansir dari Ileague, Tim Bajul Ijo mengakhiri musim dengan koleksi 58 poin dari 34 pertandingan. Perolehan tersebut diraih melalui 16 kemenangan, 10 hasil imbang, dan 8 kekalahan sepanjang kompetisi.

Bagi Persebaya, pencapaian empat besar menjadi catatan positif setelah mampu bersaing di papan atas klasemen. Namun, hasil tersebut tidak membuat tim berpuas diri karena masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk meningkatkan daya saing pada musim mendatang.

Tavares mengatakan, posisi keempat memiliki arti penting bagi tim dan para pendukung. Menurutnya, finish lebih tinggi merupakan bukti bahwa tim mampu memberikan kebanggaan bagi Bonek sepanjang musim ini.

"Sangat penting. Finis di posisi 4 tentu lebih baik daripada posisi 5. Jika kita finis di posisi 4, itu menunjukkan kita melakukan pekerjaan yang bagus membuat suporter bahagia," ujar Tavares.

Meski demikian, pelatih asal Portugal tersebut menegaskan Persebaya tidak akan terlena dengan capaian musim ini. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan untuk menentukan kebutuhan tim, termasuk dalam menyusun komposisi pemain menghadapi kompetisi berikutnya.

"Seperti yang saya bilang, kami harus menganalisis semuanya. Mengenai transfer, kami mencari yang terbaik untuk tim sesuai dengan apa yang dimungkinkan oleh manajemen," katanya.

Bernardo menilai tantangan musim depan akan semakin berat. Oleh karena itu, kedalaman skuad dan konsistensi permainan menjadi aspek penting yang harus diperkuat agar Persebaya mampu bersaing lebih kompetitif.

Meski memiliki ambisi besar, ia memilih tetap realistis dan tidak memasang target berlebihan. Fokus tim, kata dia, adalah menghadapi setiap pertandingan dengan semangat untuk meraih kemenangan.

"Target kami selalu memenangkan laga selanjutnya. Persebaya sudah lama tidak juara sejak 2004, jadi kita harus tetap rendah hati," katanya.

Selain berbicara mengenai target tim, Bernardo juga mengapresiasi dukungan luar biasa yang diberikan Bonek selama musim berlangsung. Menurutnya, atmosfer positif yang diciptakan suporter menjadi salah satu kekuatan terbesar Persebaya di dalam maupun luar lapangan.

"Jangan beri tekanan berlebih meski tahun depan klub berusia 100 tahun. Biarkan kami bekerja dan semoga atmosfer suporter seperti ini bisa terus ada, itu memberi energi luar biasa," ujarnya.

Tavares mengaku salah satu kenangan paling berkesan musim ini adalah antusiasme para pendukung saat mendukung tim. Dukungan tersebut dirasakan baik ketika bermain di Stadion Gelora Bung Tomo maupun saat menjalani laga tandang.

"Salah satu hal yang paling saya sukai adalah antusiasme suporter saat kita main di kandang. Saya juga ingat hasil tandang melawan Arema FC, apa yang dilakukan suporter untuk menyambut pemain saat tiba, tidak mudah menemukan klub dengan gairah seperti ini," ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....