Video Viral Keributan Pengendara, Polres Semarang Ungkap Awal Kejadian
- 06 Okt 2026 11:06 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Kabupaten Semarang - Video yang menggambarkan keributan antara pengendara sepeda motor dan pengemudi mobil di depan Rumah Makan Mang Engking, Jalan Diponegoro, Ungaran, Kabupaten Semarang, beredar di sejumlah media sosial. Polisi memastikan peristiwa tersebut bermula dari kecelakaan lalu lintas dan bukan semata-mata aksi duel seperti yang tergambar dalam sejumlah unggahan.
Kasat Lantas Polres Semarang AKP Raymond Daniel Titaheluw menjelaskan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 01.00 WIB di Jalan Raya Bandungan-Lemah Abang, tepatnya di wilayah Desa Munding, Kecamatan Bergas, pada Sabtu 3 Oktober 2026. Kecelakaan melibatkan sepeda motor K 5826 ANC dengan mobil B 1136 NAA yang berjalan searah.
“Mobil menyerempet sepeda motor yang berjalan searah. Akibat kejadian tersebut, pengendara sepeda motor terjatuh, sementara pengemudi mobil kemudian meninggalkan lokasi,” ujar Raymond, Senin 5 Oktober 2026.
Sepeda motor tersebut dikendarai Fahrizatul (21), warga Kabupaten Jepara, dengan membonceng Felianka (21), warga Kabupaten Blora. Sementara, mobil dikemudikan Eriek (35), warga Kota Semarang.
Menurut Raymond, korban saat itu melakukan perjalanan secara berombongan bersama sejumlah rekannya. Setelah mengetahui kejadian kecelakaan dan mobil meninggalkan lokasi, rekan-rekan korban kemudian mengejar kendaraan tersebut.
Pengejaran berakhir ketika mobil berhenti di depan Rumah Makan Mang Engking, Ungaran. Di lokasi tersebut kemudian terjadi keributan antara pengemudi mobil dan rombongan rekan korban.
Situasi tersebut selanjutnya diredam petugas keamanan Rumah Makan Mang Engking. Petugas kemudian menghubungi kepolisian melalui layanan Call Center 110 Polres Semarang.
“Personel yang datang langsung mengamankan kedua belah pihak. Selanjutnya, kedua pihak dibawa untuk dilakukan pemeriksaan oleh Unit Gakkum Sat Lantas Polres Semarang,” kata Raymond.
Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui secara jelas rangkaian kecelakaan lalu lintas yang terjadi sebelum keributan. Polisi juga perlu memastikan fakta kejadian berdasarkan keterangan para pihak dan hasil pemeriksaan.
Sementara itu, korban sempat mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Ken Saras, Kabupaten Semarang. Setelah mendapatkan penanganan, korban diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan serta kemudian dijemput pihak keluarga.
Polres Semarang mengimbau masyarakat tidak mudah menyimpulkan sebuah peristiwa hanya berdasarkan potongan video yang beredar di media sosial. Masyarakat yang mengetahui atau mengalami kecelakaan lalu lintas maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat dapat menghubungi Call Center 110 Polres Semarang secara gratis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....