Polres Grobogan Salurkan 18 Tangki Air Bersih, Bantu Warga Terdampak Kekeringan
- 06 Sep 2026 09:28 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Grobogan – Polres Grobogan bersama Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Muria Raya kembali menyalurkan bantuan air bersih untuk warga terdampak kekeringan di Kabupaten Grobogan. Hingga saat ini, Polres Grobogan telah menyalurkan setidaknya 100.000 liter air bersih menggunakan 18 truk tangki untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan air akibat musim kemarau.
Bantuan air bersih kali ini difokuskan di Dusun Ngambilan, Desa Rejosari, Kecamatan Grobogan. Kedatangan armada tangki air bersih disambut warga yang mengantre untuk mendapatkan pasokan air guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kasatlantas Polres Grobogan, AKP Kumala Enggar Anjarani, mengatakan penyaluran air bersih merupakan bentuk kepedulian kepolisian untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak kekeringan.
"Saya sangat terharu dan berterima kasih atas sambutan hangat serta ucapan selamat Hari Polwan dari warga. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian kami untuk meringankan beban masyarakat yang kekurangan air bersih," ujar AKP Kumala, Jumat 4 September 2026.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya Polres Grobogan membantu masyarakat yang menghadapi kekurangan air bersih selama musim kemarau. Penyaluran dilakukan dengan menyesuaikan kebutuhan warga di wilayah yang terdampak kekeringan.
"Untuk kali ini bantuan kita fokuskan di dua titik di Dusun ngambilan Desa Rejosari," ujarnya.
Salah seorang warga, Sunarti, menyampaikan terima kasih atas kepedulian Polres Grobogan dan IJTI Muria Raya yang menyalurkan bantuan air bersih. Di sela-sela mengantre, ia juga menyampaikan ucapan selamat Hari Polwan kepada Kasatlantas Polres Grobogan dan personel yang bertugas di lapangan.
Sementara itu, Sekretaris IJTI Muria Raya Nursoli mengatakan penyaluran air bersih di Desa Rejosari merupakan hasil kolaborasi antara IJTI Muria Raya dan Polres Grobogan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan air bersih.
"Selain kondisi masyarakat sangat membutuhkan air bersih akibat dilanda kekeringan karena kemarau panjang, ini merupakan rangkaian bulan jurnalis IJTI," ungkapnya.
Nursoli menuturkan, selain penyaluran air bersih kepada warga terdampak, IJTI Muria Raya juga menggelar berbagai kegiatan, termasuk pelatihan jurnalistik bagi para siswa SMA.
"Untuk bulan September rencananya juga akan menggelar lomba video vlog dengan tema lingkungan. Dengan tujuan mengangkat potensi desa di wilayah Muria Raya," ungkapnya.(rilis)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....