Dukung Swasembada Pangan, Kendal Pamerkan Potensi Pertanian dan Peternakan
- 01 Okt 2026 18:24 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Kendal – Pemerintah Kabupaten Kendal memamerkan berbagai potensi pertanian dan peternakan unggulan sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan dan swasembada pangan nasional. Kegiatan yang digelar Dinas Pertanian dan Pangan Kendal tersebut berlangsung di lingkungan kantor setempat, Kamis, 1 Oktober 2026.
Beragam komoditas pertanian ditampilkan, mulai dari bawang merah, bawang putih, berbagai jenis cabai hingga paprika. Selain itu, terdapat buah-buahan seperti melon, kelengkeng dan pepaya, serta berbagai jenis ternak seperti kelinci, mentok dan unggas.
Kegiatan tersebut juga menampilkan beragam produk olahan hasil pertanian dan peternakan. Di antaranya keripik tempe, keripik singkong, minuman rempah-rempah, susu kambing etawa dan produk lainnya.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kendal, Pandu Rapriat Rogojati, mengatakan peran petani dan peternak sangat besar dalam mendukung target swasembada pangan nasional. “Pemerintah menargetkan Indonesia swasembada pangan di tahun 2027,” katanya.
Selain produk pertanian dan peternakan, berbagai alat pertanian modern turut ditampilkan dalam kegiatan tersebut. Peralatan yang diperkenalkan antara lain drone penyemprot tanaman, traktor dan mesin panen padi modern atau combine harvester.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan vaksinasi rabies gratis bagi hewan peliharaan, seperti kucing dan anjing. Rangkaian kegiatan digelar untuk memperingati Hari Tani Nasional, Hari Pangan Sedunia dan Hari Rabies Sedunia.
Dinas Pertanian dan Pangan Kendal juga menghadirkan gerakan pangan murah dengan menjual sejumlah kebutuhan pokok dengan harga lebih murah. Komoditas yang dijual antara lain beras, telur ayam, minyak goreng dan gula pasir.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari mengatakan kegiatan tersebut dapat menjadi sarana edukasi sekaligus berbagi pengalaman antarkelompok tani. Pemkab Kendal juga memberikan dukungan kepada petani dan peternak melalui bantuan peralatan mesin pertanian serta bantuan lainnya.
“Harapan ke depan, kegiatan ini dilakukan rutin. Untuk terus memberikan motivasi kepada para petani dan peternak di Kabupaten Kendal,” ucapnya.
Bupati mengatakan target swasembada pangan nasional pada 2027 membutuhkan kontribusi dari berbagai daerah, termasuk Kabupaten Kendal. Oleh karena itu, Pemkab Kendal terus melakukan pendampingan dan memberikan dukungan untuk mengembangkan sektor pertanian dan peternakan.
“Potensi pertanian dan peternakan di Kabupaten Kendal sangat luar biasa. Pemkab Kendal terus melakukan pendampingan dan bantuan lainnya untuk memajukan pertanian di Kabupaten Kendal,” katanya.
Salah satu peserta, Zaenuri dari Paguyuban Petani Bawang Merah Mukti Lestari, mengaku bangga dapat dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Paguyuban itu membawa 2,5 kuintal bawang merah untuk dijual melalui gerakan pangan murah.
“Kami senang ikut meramaikan gerakan pangan murah. Kami membawa bawang merah 2,5 kuintal, habis terjual,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....