Polisi Dalami Pelaku Pembuangan Bayi di Lahan Kosong Tlogomulyo Kota Semarang
- 01 Okt 2026 09:27 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Polsek Pedurungan, Kota Semarang, masih mendalami penemuan bayi laki-laki yang diduga ditinggalkan di pekarangan kosong kawasan Perum Banpres, RT 01/RW 02, Kelurahan Tlogomulyo, Kecamatan Pedurungan, Selasa pagi, 29 September 2026. Polisi mengumpulkan keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap pihak yang diduga membuang bayi tersebut.
Bayi ditemukan warga sekitar pukul 05.30 WIB setelah mendengar suara tangisan dari arah pekarangan kosong. Saat diperiksa, bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan dalam posisi tengkurap.
Warga kemudian melaporkan temuan itu kepada ketua RT dan RW setempat. Bayi selanjutnya dievakuasi ke Puskesmas Bangetayu Genuk untuk mendapatkan pemeriksaan serta pertolongan medis.
| Baca juga: Pengasuh Diduga Cabuli Anak Didik di Pati |
Hasil pemeriksaan awal tenaga kesehatan menunjukkan bayi memiliki berat badan sekitar tiga kilogram dan panjang badan 48 sentimeter. Dalam pemeriksaan tersebut ditemukan memar pada bagian dada serta luka di bagian bibir.
Karena membutuhkan penanganan medis lebih lanjut, bayi kemudian dirujuk dari Puskesmas Bangetayu ke RSWN Ketileng Semarang untuk mendapatkan perawatan dan pemantauan kondisi medis.
Kapolsek Pedurungan, Kompol Navy Pradhana Prima Satya, mengatakan petugas yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah warga.
Penyelidikan dilakukan untuk mengetahui kronologi penemuan bayi sekaligus mengungkap pihak yang diduga meninggalkannya di lokasi tersebut. Polisi juga mendata warga yang pertama kali menemukan bayi maupun mereka yang mengetahui peristiwa itu.
"Kami masih melakukan penyelidikan. Kami tidak ingin berspekulasi sebelum seluruh keterangan dan fakta di lapangan dapat dipastikan," ujar Kompol Navy dikonfirmasi Rabu 30 September 2026.
Kompol Navy mengatakan penanganan medis bayi menjadi perhatian utama kepolisian. Pihaknya juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan bayi mendapatkan perawatan sesuai kebutuhan.
"Kami memastikan yang menjadi perhatian utama adalah kondisi bayi. Setelah mendapatkan pemeriksaan awal di puskesmas, bayi kemudian dirujuk ke rumah sakit untuk memperoleh penanganan dan perawatan lebih lanjut sesuai kondisi medisnya," jelasnya.
Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan bayi sebelum ditemukan atau memiliki keterangan yang dapat membantu penyelidikan agar segera melapor ke Polsek Pedurungan.
Hingga kini, polisi masih mengumpulkan keterangan dan mendalami kasus tersebut. Kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi serta menyerahkan proses penyelidikan kepada petugas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....