Rise and Speak, Ajakan Berani Bicara saat Mengalami atau Mengetahui Kekerasan

  • 30 Sep 2026 10:00 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Ditres PPA PPO Polda Jawa Tengah menggelar dialog publik membahas pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai perlindungan korban kekerasan.

Salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut adalah Brigjen Pol Dr. Nurul Azizah, SIK., MSi, Dirtipid PPA PPO Bareskrim Polri. Dalam pemaparannya, Nurul turut menyampaikan pentingnya keberanian masyarakat untuk berbicara ketika menghadapi persoalan kekerasan.

Salah satu pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut adalah “Rise and Speak, Berani Bicara Selamatkan Sesama.” Pesan tersebut mengajak masyarakat tidak takut berbicara ketika menjadi korban, mendengar, maupun melihat tindakan kekerasan.

Menurut Nurul, keberanian untuk berbicara menjadi langkah penting agar kasus kekerasan dapat diketahui dan segera mendapatkan penanganan. “Ketika kita berani berbicara, kita bisa membantu menyelamatkan orang lain dari kekerasan,” ujar Nurul.

Pesan tersebut tidak hanya ditujukan kepada korban kekerasan yang mengalami kejadian secara langsung. Masyarakat yang mendengar atau melihat kekerasan juga diharapkan berani menyampaikan informasi kepada pihak yang dapat memberikan bantuan.

Keberanian berbicara juga dapat membantu korban memperoleh akses terhadap perlindungan dan pendampingan yang dibutuhkan. Masyarakat dapat membantu dengan menghubungkan korban kepada aparat, layanan kesehatan, maupun lembaga pendamping.

Menurut Nurul, dukungan lingkungan sangat diperlukan agar korban merasa lebih aman ketika menceritakan kekerasan yang dialaminya. Mendengarkan tanpa menyalahkan korban menjadi salah satu bentuk dukungan yang dapat diberikan masyarakat.

Korban juga tidak seharusnya merasa bersalah ketika memilih untuk mengungkapkan pengalaman kekerasan kepada orang lain. Mencari bantuan merupakan langkah penting untuk mendapatkan perlindungan dan pendampingan dari pihak yang tepat.

Sementara itu, masyarakat yang mengetahui kekerasan dapat memilih jalur pelaporan sesuai dengan kondisi yang dihadapi. Informasi yang disampaikan dapat membantu pihak berwenang melakukan penanganan terhadap korban maupun kasus yang terjadi.

Pesan Rise and Speak juga menekankan bahwa kepedulian terhadap korban merupakan tanggung jawab bersama. Lingkungan yang berani bersuara dapat membantu mencegah korban menghadapi kekerasan seorang diri.

Nurul berharap masyarakat semakin memahami pentingnya melaporkan kekerasan dan memberikan dukungan kepada korban. Dengan keberanian tersebut, korban diharapkan lebih mudah mendapatkan pertolongan tanpa merasa sendirian menghadapi persoalannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....