SMPN 1 Kota Magelang Jadi Percontohan Sekolah Aman, Ramah Anak dan Bebas Narkoba

  • 27 Agt 2026 16:50 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • sekolah tanpa kekerasan , aman dan ramah anak
  • sekolah bebas narkoba.
  • SMP Negeri 1 Kota Magelang
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPM4KB)Kota Magelang

RRI.CO.ID, Kota Magelang - SMP Negeri 1 Kota Magelang mendeklarasikan diri sebagai sekolah tanpa kekerasan, aman, dan ramah anak. Sekolah tersebut juga menetapkan komitmen sebagai sekolah bebas narkoba, sekaligus menjadi sekolah percontohan di Kota Magelang dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman bagi siswa.

Deklarasi tersebut mendapat apresiasi dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPM4KB) Kota Magelang. Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak DPM4KB Kota Magelang, Amalia Ila Diastri, berharap komitmen tersebut juga mampu mencegah terjadinya diskriminasi terhadap siswa.

“Semoga dengan sekolah tanpa kekerasan, SMP Negeri 1 Kota Magelang juga tanpa diskriminasi. Kami dari DPM4KB Kota Magelang mengapresiasi SMP Negeri 1 Kota Magelang yang mendeklarasikan diri sebagai sekolah tanpa kekerasan, aman dan ramah anak,” kata Amalia saat deklarasi di SMP Negeri 1 Kota Magelang, Kamis, 27 Agustus 2026.

Menurut Amalia, perlindungan terhadap anak perlu dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai risiko yang dihadapi siswa, baik di lingkungan nyata maupun ruang digital. Perkembangan teknologi membuat anak-anak kini hidup dalam dua ruang yang sama-sama memiliki potensi risiko.

“Anak-anak saat ini hidup dalam dua alam. Kehidupan yang nyata dan kehidupan alam digital yang keduanya berisiko,” ujarnya.

Ia menjelaskan, risiko tersebut antara lain berupa perundungan, tindakan tidak menyenangkan, hingga kekerasan yang dapat terjadi di lingkungan rumah maupun sekolah. Anak juga berpotensi menghadapi berbagai ajakan dan pengaruh negatif di lingkungan sekitarnya.

Amalia meminta para siswa berani menjauhi lingkungan maupun ajakan yang membahayakan. Ia juga mengingatkan pentingnya keberanian untuk menolak penyalahgunaan narkoba.

“Oleh karena itu, adik-adik semuanya harus berani menjauhi lingkungan atau ajakan yang membahayakan. Juga harus berani katakan tidak kepada narkoba,” katanya.

Amalia menambahkan, anak-anak di Kota Magelang masih menghadapi berbagai risiko yang dapat mengganggu tumbuh kembang mereka, termasuk ancaman penyalahgunaan narkoba. Hingga akhir Juli 2026, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak DPM4KB Kota Magelang tercatat mengelola 32 anak yang terlibat dalam kasus perlindungan anak.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Kota Magelang, Ida Rianawati, mengatakan program sekolah tanpa kekerasan diwujudkan melalui sejumlah langkah pencegahan. Sekolah secara berkala melakukan sosialisasi untuk mencegah kekerasan verbal maupun fisik di lingkungan sekolah.

Selain itu, sekolah menggalakkan kampanye anticyberbullying serta memberikan pemahaman mengenai jejak digital agar siswa lebih bijak menggunakan teknologi. Penanganan permasalahan siswa juga dilakukan melalui mekanisme formal dan berjenjang untuk memastikan persoalan diselesaikan secara adil.

“Kita juga mempunyai aplikasi untuk mengedukasi para siswa dan inovasi tersebut yakni Sekolah Tanpa Kekerasan, Aman dan Ramah Anak (Setara). Kami juga mengundang psikolog untuk pembentukan karakter, pembentukan spiritual dan melibatkan orang tua siswa,” kata Ida.

Ia menjelaskan, penanganan terhadap tindakan diskriminasi dan perundungan yang dilakukan siswa dilakukan secara berjenjang. Proses tersebut dimulai dari wali kelas, guru bimbingan dan konseling, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, hingga kepala sekolah.

Melalui deklarasi tersebut, SMP Negeri 1 Kota Magelang berupaya memperkuat lingkungan pendidikan yang tidak hanya bebas dari kekerasan dan narkoba, tetapi juga mampu memberikan rasa aman bagi siswa dalam menjalani proses belajar dan tumbuh kembang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....