Buka Peluang Kerja bagi Warga, Perhutani Telawa Percepat Tebangan E Jati

  • 18 Sep 2026 17:03 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Boyolali – Perhutani KPH Telawa mempercepat kegiatan tebangan E Jati di petak 91B-1, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Karengan, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Karangwinong, Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu. Kegiatan tersebut tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan produksi kayu dan pendapatan perusahaan, tetapi juga diharapkan memberikan manfaat ekonomi serta membuka kesempatan kerja bagi masyarakat sekitar hutan.

Administratur KPH Telawa Titus Aryanto menegaskan, tebangan E merupakan bagian dari tindakan silvikultur untuk memberikan ruang tumbuh optimal bagi pohon tinggal. Karena itu, pelaksanaannya tidak semata-mata berorientasi pada target produksi perusahaan, tetapi tetap mengutamakan kelestarian hutan dan manfaat bagi masyarakat.

“Pekerjaan tebangan E merupakan tindakan silvikultur untuk memberikan ruang tumbuh yang optimal pada pohon tinggal, tidak berorientasi pada pencapaian target perusahaan, Diharapkan kegiatan tebangan ini juga memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat sekitar. Dengan demikian, target perusahaan dan peningkatan ekonomi masyarakat dapat berjalan dengan tetap mengedepankan tercapainya kelestarian hutan,” ujar Titus dalam rilis Jumat 18 September 2026.

Menurut Titus, kegiatan tebangan E Jati di petak 91B-1 diharapkan berjalan lancar, tertib, dan aman. Pengelolaan kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Perhutani memastikan pemanfaatan hasil hutan tetap memberikan manfaat ekonomi secara langsung bagi masyarakat Desa Wonoharjo.

Ia menambahkan, produksi hasil hutan kayu merupakan bagian penting dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang produktif dan lestari. Pemanfaatan hasil hutan diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi perusahaan sekaligus masyarakat yang berada di sekitar kawasan hutan.

“Percepatan tebangan juga diikuti penguatan komunikasi dan koordinasi antara Administratur KPH Telawa, Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan, mandor tebang, kru tebang, serta mitra kerja di lapangan. Koordinasi dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai ketentuan, termasuk memperhatikan aspek keselamatan kerja dan kelestarian hutan,” jelasnya

Perhutani KPH Telawa berharap percepatan tebangan E dapat mendukung capaian produksi kayu tahun berjalan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar hutan. Pengelolaan tersebut diarahkan untuk menjaga keseimbangan antara pemanfaatan hasil hutan, kesempatan ekonomi masyarakat, keselamatan kerja, dan keberlanjutan sumber daya hutan

Semangat menyelesaikan pekerjaan ditunjukkan para pekerja yang tergabung dalam Kru Tebangan Turus. Di tengah berbagai tantangan pekerjaan lapangan, mereka tetap berkomitmen menyelesaikan target yang telah ditetapkan dengan tetap mengikuti ketentuan yang berlaku.

Perwakilan Koperasi Wono Mulyo Makmur desa Wonoharjo Mbah Budi menyampaikan bahwa seluruh anggota tim tebang melaksanakan tebangan sesuai intruksi serta aturan Perhutani guna meminimalisir kesalahan dan mengantisipasi kecelakaan kerja. “Komunikasi yang terjalin, kekompakan dan semangat kerja guna mendukung keberhasilan program percepatan tebangan di BKPH Karangwinong,” ujarnya.(rilis)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....