Kedai Kopi UMKM Menggeliat di Kabupaten Pati

  • 06 Sep 2026 14:15 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Kedai Kopi Bermunculan Merambah Hingga ke Desa

RRI.CO.ID, Pati - Bisnis kedai kopi tumbuh subur di Kabupaten Pati seiring tingginya minat anak muda gemar nongkrong. Dewandaru Caffe dan Macak Kopi menjadi dua contoh UMKM yang berhasil menangkap peluang tersebut.

Husen Harun Anwar, pemilik Dewandaru Caffe, mengeksekusi peluang usaha setelah melihat kebutuhan ruang nongkrong nyaman bagi pelajar. Dia mengaku suka nongkrong di kedai-kedai kopi, lalu melihat potensi besar anak muda.

"Modal awalnya sekitar hampir tujuh puluh juta rupiah, sedangkan tantangan pertama menjaga omzet tetap stabil," jelas Husen Harun. Kini Dewandaru Caffe berencana membuka outlet baru di berbagai lokasi strategis.

Berbeda dengan Dewandaru, Macak Kopi lahir dari kegagalan usaha es buah tiga pemuda pesantren pada 2019. Owner Macak Kopi, Ramadhani, menjelaskan usaha tersebut beralih ke kopi setelah musim penghujan tiba.

"Harapannya bisa dikembangkan lebih besar, bisa buka cabang, dan menjaring banyak teman bekerja sama nantinya,” kata Ramadhani. Usaha ini kini mencatat pendapatan harian sekitar empat ratus hingga lima ratus ribu rupiah.

Pecinta kopi Rosa dan Nafisa mengaku, dia sering nongkrong di kedai kopi hampir tiap minggu bersama teman-temanya, untuk sekadar ngumpul bareng. "Ya sering di sini, selain tempatnya enak dan nyaman, dekat dari rumah , adem, serta tersedia cemilan yang murah, " ujar Rosa dan Nafisa.

Kedua kedai kopi ini membuktikan kreativitas dan kenyamanan mampu menarik loyalitas pelanggan di tengah persaingan usaha. Pertumbuhan UMKM kedai kopi di Kabupaten Pati diharapkan terus berkembang dan membuka lapangan kerja baru.(agp)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....