Era Digital, Kemenkop Dorong Rebranding Koperasi sebagai Saka Guru Perekonomian

  • 18 Sep 2026 11:33 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Kementerian Koperasi mendorong rebranding koperasi sebagai bagian dari transformasi badan usaha memasuki era digital.
  • Menteri Koperasi Fery Julianto mengatakan koperasi selama 30 tahun terakhir kurang mendapat perhatian dari generasi muda sehingga keberadaannya tidak banyak dikenal.
  • Pemerintah berupaya secara bertahap mengenalkan kembali koperasi dengan wajah yang lebih sesuai perkembangan zaman untuk menarik milenial dan Gen Z.

RRI.CO.ID, Kota Magelang – Kementerian Koperasi mendorong rebranding koperasi seiring transformasi badan usaha tersebut memasuki era digital. Langkah ini dilakukan untuk mengembalikan citra koperasi sekaligus menarik kembali perhatian generasi muda, milenial, dan Gen Z.

Menteri Koperasi Fery Julianto mengatakan, koperasi dalam sekitar 30 tahun terakhir dinilai kurang mendapat perhatian sehingga keberadaannya tidak lagi banyak dikenal generasi muda. Oleh karena itu, pemerintah secara bertahap berupaya mengenalkan kembali koperasi dengan wajah yang lebih sesuai perkembangan zaman.

“Re-branding koperasi tersebut dilakukan dikarenakan saat ini koperasi kurang diperhatikan atau tidak dikenal generasi muda, milenial, maupun Gen Z. Karena dalam kurun waktu 30 tahun terakhir badan usaha ini kurang diperhatikan,” kata Fery saat membuka Borobudur Indonesia Expo dan KDKMP Expo 2026 di Magelang, Kamis, 17 September 2026 malam.

Menurut Fery, transformasi koperasi dilakukan melalui digitalisasi agar badan usaha tersebut mampu bersaing di era kekinian. Sistem koperasi yang sebelumnya identik dengan pola tradisional didorong beralih menjadi lebih modern.

Upaya menghidupkan kembali koperasi juga mendapat dukungan dari Provinsi Jawa Tengah melalui pengenalan kembali mata pelajaran perkoperasian di jenjang pendidikan dasar dan menengah. Menurut Fery, langkah tersebut penting untuk memperkenalkan koperasi kepada generasi muda sejak dini.

Selain transformasi digital, Kementerian Koperasi juga mendorong pembenahan tata kelola koperasi. Kinerja koperasi tidak lagi hanya dilihat dari pelaksanaan rapat anggota tahunan (RAT), tetapi juga dari kinerja usaha dan kontribusinya terhadap perekonomian.

Fery mengatakan koperasi juga perlu kembali masuk ke berbagai sektor usaha, mulai dari produksi, distribusi, industri, hingga keuangan. Langkah tersebut dinilai sejalan dengan cita-cita para pendiri bangsa yang menempatkan koperasi sebagai salah satu saka guru perekonomian nasional.

Pada kesempatan tersebut, Fery mengajak pelaku UMKM, ekonomi kreatif, pariwisata, hingga seni untuk membentuk badan usaha koperasi. Dengan bergabung dalam koperasi, pelaku usaha diharapkan dapat memperoleh akses permodalan, pendampingan, teknologi, dan pasar yang lebih luas.

Fery juga meminta pemerintah daerah mengkurasi kelompok-kelompok usaha untuk kemudian didorong membentuk koperasi. Dengan demikian, produk lokal diharapkan dapat berkembang dan memiliki akses pasar yang lebih luas hingga ke tingkat global.

“Saya harap Borobudur Indonesia Expo 2026 menjadi momentum penguatan pasar produk koperasi dan UMKM, sekaligus mempercepat kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat demi kemajuan ekonomi rakyat,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mengatakan Borobudur Indonesia Expo yang berlangsung hingga 20 September diharapkan memberikan manfaat ekonomi bagi koperasi dan UMKM. Salah satunya melalui terbukanya peluang kerja sama baru dengan investor yang tertarik mengembangkan usaha koperasi dan UMKM.

“Tujuan utama dari kegiatan Borobudur Indonesia Expo 2026 ini ada manfaat bagi koperasi dan UMKM. Yakni, adanya jalinan kerja sama utamanya peluang investor yang melirik usaha koperasi dan UMKM,” kata Damar.

Pemkot Magelang menargetkan nilai transaksi selama kegiatan yang berlangsung di Alun-alun Kota Magelang tersebut mencapai Rp2 miliar. Selain itu, jumlah kunjungan ditargetkan mencapai 40 ribu orang hingga pameran berakhir pada 20 September.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....