Polosoro Purworejo Tekankan Profesionalitas Aparatur Desa Hadapi Tantangan
- 02 Sep 2026 00:15 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Purworejo – Persatuan Kepala Desa Polosoro Kabupaten Purworejo memasuki periode kepemimpinan baru. Andhi Prasetyawan, Kepala Desa Trirejo, resmi dikukuhkan sebagai Ketua Polosoro masa bakti 2026–2030.
Pelantikan dan pengukuhan pengurus berlangsung di Pendopo Kabupaten Purworejo, pada Selasa, 1 September 2026, dengan mengusung tema Polosoro Jaya, Purworejo Guyub Rukun. Andhi didampingi empat wakil ketua yakni Supriyono Kades Pringgowijayan, Triyono Kades Sumber, Setiyono Hadi Kades Sidomulyo, dan Sunardi Kades Sumberagung.
Sedangkan jabatan Sekretaris Umum diemban Dwinanto Kades Krandegan, dibantu Catur Asmoro Kades Wonoyoso dan Joko Susilo Perangkat Desa Bragolan. Bendahara Umum dipercayakan kepada Sasmita Wiyono Kades Rowojati, dengan wakil Sarwastuti Kades Bubutan.
Dalam sambutan, Andhi menegaskan Polosoro harus menjadi rumah dialog dan wadah penguatan kapasitas aparatur desa. Ia menyoroti tantangan pemerintahan desa yang semakin kompleks, mulai dari perubahan regulasi, tuntutan pelayanan publik, transformasi digital, hingga isu ekonomi, kemiskinan, dan ketahanan pangan.
“Polosoro akan kami dorong menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah desa dengan Pemerintah Kabupaten Purworejo, sekaligus mitra strategis dalam pembangunan daerah,” kata Andhi. Kepengurusan baru juga berkomitmen mengawal program unggulan Pemerintah Kabupaten Pitulungan.
Tujuh pilar program itu meliputi, Pinter Bocahe, Religius Masyarakate, Sehat Penduduke, Sejahtera Wargane, Alus Dalane, Rame Pasare, dan Ayem Petanine. “Kami siap mendukung, siap bersinergi, dan siap berkolaborasi mengawal pembangunan Purworejo dari desa. Purworejo yang hebat harus dimulai dari desa-desa yang kuat,” tegasnya.
Andhi juga mengingatkan pentingnya menjaga marwah organisasi. “Boleh berbeda pendapat, tetapi jangan terpecah persaudaraan. Boleh berbeda pendapat, tetapi jangan kehilangan kebersamaan,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Purworejo, Yuli Hastuti hadir dan melantik langsung pengurus baru. Ia mengapresiasi peran kepala desa dan perangkat sebagai ujung tombak pelayanan.
“Kepala desa dan perangkat desa adalah bagian penting pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat. Polosoro harus terus memperkuat komunikasi, kebersamaan, dan penyampaian aspirasi,” kata Yuli.
Bupati berpesan agar Polosoro menjaga kekompakan, merangkul seluruh anggota, dan mengutamakan kepentingan masyarakat. Ia juga mengajak menghidupkan kembali semangat guyub rukun era 1990-an sebagai fondasi organisasi.
“Kalau ada apa-apa ana rembug ya dirembug bareng-bareng. Yang pokok komunikasi kita jaga bersama,” pesan Yuli. Dengan kepemimpinan baru ini, Polosoro diharapkan menjadi motor penggerak pembangunan desa yang adaptif, profesional, dan mampu mempercepat realisasi program pemerintah hingga ke tingkat dusun.(Ags)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....