Hadapi Gempuran Teknologi, Dongeng Jadi Benteng Imajinasi Anak di Era Digital
- 21 Agt 2026 15:40 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Pemkab Pati menyelenggarakan Workshop Mendongeng di GOR Pesantenan pada Jumat, 21 Agustus 2026, sebagai respons terhadap derasnya arus teknologi.
- Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menilai dongeng memiliki peran penting dalam menjaga dan memperkuat daya imajinasi anak di era digital.
- Budaya bercerita melalui mendongeng terbukti mampu bertahan dan relevan meskipun media sosial semakin mendominasi kehidupan sehari-hari anak-anak.
RRI.CO.ID, Pati - Pemkab Pati menggelar Workshop Mendongeng untuk menanamkan nilai kejujuran serta memperkuat imajinasi anak. Kegiatan digelar di GOR Pesantenan Pati, Jumat, 21 Agustus 2026, menghadapi derasnya arus teknologi.
Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menilai dongeng berperan penting menjaga daya imajinasi anak masa kini. Ia menyebut budaya bercerita mampu bertahan meski gempuran media sosial semakin mendominasi keseharian anak.
“Di tengah gempuran teknologi seperti TikTok yang menyita perhatian anak, dongeng terbukti menorehkan daya ingat kuat. Dongeng membentuk generasi yang kreatif dan berkarakter,” kata Chandra menegaskan pentingnya tradisi ini.
Chandra mengenang masa kecilnya ketika hiburan masih terbatas dan cerita diperkenalkan lewat kaset Sanggar Cerita. Ia menyebut kisah Danau Toba dan Bawang Merah Bawang Putih membekas kuat hingga dewasa.
“Dulu, ketika televisi masih hitam putih dan menggunakan aki, saya sering mendengarkan cerita. Danau Toba, serta Bawang Merah dan Bawang Putih,” ujar Chandra mengenang masa kecilnya.
Kepala Dinarpus Kabupaten Pati Sukardi menjelaskan workshop ini bagian dari rangkaian Festival Literasi sepanjang 2026. Kegiatan ini didanai DAK Non-Fisik Perpustakaan Nasional RI serta didukung APBD Kabupaten Pati.
“Peserta diharapkan tidak berhenti pada kegiatan workshop semata. Peserta mampu menularkan ilmu mendongeng ke lingkungan sekitar, sekolah, dan keluarga,” kata Sukardi menegaskan tujuan utama program.
Festival Literasi turut menghadirkan lomba perpustakaan, bazar UMKM, bedah buku, hingga panggung interaktif Kampung Dongeng selama sepekan. Dinarpus menegaskan komitmennya memperluas budaya literasi hingga ke lingkungan keluarga masyarakat.(agp)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....