Kemarau Diperkirakan Berlanjut hingga Oktober, BPBD Pati Imbau Petani Hemat Air
- 17 Sep 2026 16:46 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - BPBD Kabupaten Pati mengimbau para petani menyesuaikan pola tanam dengan kondisi ketersediaan air selama musim kemarau. Imbauan tersebut disampaikan menyusul masih panjangnya periode tanpa hujan yang diperkirakan berlangsung hingga September dan Oktober 2026.
Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati adalah Martinus Budi Prasetya, mengatakan petani yang berada di wilayah minim sumber air sebaiknya memilih tanaman yang membutuhkan lebih sedikit air. “Ketika air sulit, silakan mengganti tanaman padi dengan tanaman-tanaman yang lain, kalau bisa yang lebih hemat air,” katanya kepada RRI Semarang, Kamis 17 September 2026.
Menurutnya, langkah tersebut penting terutama bagi petani yang berada di daerah yang tidak memiliki sumber air dan masih mengandalkan curah hujan untuk kebutuhan pertanian. Selain mengantisipasi dampak kekeringan, BPBD Pati juga mengingatkan masyarakat mengenai potensi kebakaran lahan selama musim kemarau.
Petani tebu diminta meningkatkan kewaspadaan ketika melakukan pembakaran lahan setelah panen. Pembakaran harus diawasi agar api tidak merembet ke lahan milik warga di sekitarnya.
“Ketika melakukan pembakaran lahan tebu pascapanen harus hati-hati. Supaya upaya membersihkan lahan tidak kemudian merembet ke lahan milik tetangga,” katanya.
Imbauan serupa juga ditujukan kepada masyarakat yang membakar sampah, khususnya di sekitar rumpun bambu atau kawasan yang mudah terbakar. Budi meminta setiap aktivitas pembakaran dilakukan dengan pengawasan hingga api benar-benar padam.
BPBD Pati berharap masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau untuk mengurangi risiko kebakaran sekaligus menekan dampak kekurangan air. “Dalam setiap melakukan kegiatan pembakaran sampah maupun yang lain itu tetap harus ditunggui, dijaga, supaya dampak dari pembakaran itu tidak ke mana-mana,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....