Sektor Pariwisata Lesu, Yoyok Dorong UMKM Pekalongan Perkuat Kolaborasi

  • 17 Sep 2026 13:19 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Sosialisasi 4 pilar kebangsaan bersama Pelaku UMKM Pariwisata Pekalongan Raya
  • Pariwisata Lesu, Yoyok Ajak UMKM Pekalongan Tingkatkan Gotong Royong

RRI.CO.ID, Pekalongan — Lesunya kondisi ekonomi ikut menekan sektor pariwisata dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Pekalongan. Pelaku usaha dinilai perlu memperkuat kolaborasi agar mampu bertahan dan menjaga keberlangsungan usaha di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya bergairah.

Anggota MPR RI Yoyok Riyo Sudibyo mengatakan, kolaborasi antarpelaku usaha dengan pemerintah dan berbagai pihak menjadi salah satu kekuatan untuk menghadapi tekanan ekonomi. Menurutnya, kemampuan pelaku usaha tidak cukup jika berjalan sendiri dalam menghadapi kondisi tersebut.

“Ekonomi saat ini di segala bidang masih lesu, termasuk pariwisata. Salah satu kekuatan untuk bertahan adalah kolaborasi dengan semua pihak,” kata Yoyok.

Yoyok mengatakan, kondisi ekonomi yang belum bergairah terjadi di berbagai sektor, termasuk pariwisata. Karena itu, pelaku UMKM bidang pariwisata perlu membangun kekuatan bersama melalui kerja sama dan jejaring usaha.

Hal itu disampaikan Yoyok saat sosialisasi empat pilar kebangsaan bersama pelaku UMKM bidang pariwisata di Hotel Amandaru, Kota Pekalongan, Kamis 17 September 2026.

Menurut Yoyok, semangat kolaborasi tersebut sejalan dengan nilai gotong royong yang menjadi bagian penting dari empat pilar kebangsaan. Nilai tersebut dinilai perlu diterapkan dalam kehidupan ekonomi dan sosial masyarakat.

Ia menilai, gotong royong tidak semestinya berhenti sebagai konsep kebangsaan, tetapi diterjemahkan dalam aktivitas ekonomi dan sosial. Pelaku UMKM dapat saling mendukung, membangun jejaring, serta membuka ruang kerja sama agar usaha tetap bergerak.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dinparbudpora) Kota Pekalongan, Sabaryo Pramono, mengatakan pemahaman terhadap empat pilar kebangsaan penting bagi pelaku usaha pariwisata.

Menurutnya, karakter usaha pariwisata membuat para pelakunya memiliki intensitas interaksi yang tinggi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang, termasuk orang asing.

“Pelaku usaha bidang pariwisata sering berinteraksi dengan lingkungan dan orang asing. Karena itu, pemahaman terhadap empat pilar kebangsaan menjadi penting,” ujar Sabaryo.

Ia berharap pemahaman tersebut tidak sekadar menjadi materi sosialisasi, tetapi dapat tercermin dalam sikap dan pelayanan pelaku usaha ketika berinteraksi dengan wisatawan maupun masyarakat. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman kebangsaan dan mendorong pelaku UMKM pariwisata menghadapi tantangan ekonomi melalui kerja sama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....