Empat Bulan Kemarau, Perhutani-TNI-Polri Perkuat Pencegahan Karhutla di Grobogan

  • 17 Sep 2026 07:16 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Grobogan – Memasuki empat bulan musim kemarau, Perhutani BKPH Jatipohon bersama TNI-Polri memperkuat pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Grobogan. Kesiapsiagaan dilakukan melalui sosialisasi kepada masyarakat dan simulasi taktis pemadaman api, Rabu, 16 September 2026.

Langkah antisipasi tersebut menyasar kawasan yang memiliki potensi rawan kebakaran, termasuk Petak 117 D yang merupakan area bekas tebangan dan direncanakan untuk ditanami kembali tahun depan. Sementara, simulasi pemadaman dipusatkan di Petak 107 D, dengan melibatkan Perhutani, Polsek Grobogan, Koramil Grobogan, serta masyarakat sekitar hutan.

Asisten Perhutani (Asper) BKPH Jatipohon, Tutut Suprapto, menjelaskan sinergi lintas sektor tersebut merupakan bentuk antisipasi dini menghadapi ancaman Karhutla. Kondisi kemarau menjadi perhatian karena curah hujan nihil dalam beberapa bulan terakhir.

"Untuk kegiatan Hari ini tadi kita melakukan sosialisasi karhutla dengan pihak Kepolisian dan TNI yang dilaksanakan di petak Seratus tujuh Belas D. Karena di lokasi tersebut lokasi bekas tebangan-tebangan A, yang perencanaannya untuk ditanami tahun depan," ucap Tutut Suprapto.

Kegiatan sosialisasi dan simulasi tersebut mendapat dukungan lintas sektoral. Selain jajaran Polsek Grobogan dan Koramil Grobogan, kegiatan melibatkan Babinsa, LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan) Desa Jatipohon, serta para pesanggem atau petani penggarap lahan hutan.

Setelah simulasi pemadaman, tim gabungan melanjutkan kegiatan dengan menyisir kawasan hutan melalui patroli simpatik. Patroli tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk memberikan pemahaman langsung kepada masyarakat mengenai bahaya dan potensi kebakaran hutan.

"Setelah melakukan sosialisasi, terus kita melakukan patroli-patroli simpati yang melibatkan ada beberapa pesanggem. Kita temui, kita sampaikan bahaya-bahaya kebakaran," kata Tutut.

Perhutani bersama TNI-Polri dan masyarakat selanjutnya akan terus memperkuat kewaspadaan di kawasan hutan Jatipohon selama musim kemarau. Sinergi tersebut diharapkan dapat mencegah munculnya kebakaran dan menjaga kawasan hutan tetap aman hingga musim kemarau berakhir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....