Taj Yasin: Museum Bukan Sekadar Tempat Menyimpan Benda Kuno
- 16 Sep 2026 15:27 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak generasi muda mengubah cara pandang terhadap museum. Menurutnya, museum bukan sekadar tempat menyimpan benda kuno, melainkan ruang belajar yang menyimpan jejak peradaban dan karakter bangsa.
Ajakan itu disampaikan saat membuka kegiatan Belajar Bersama Museum Jawa Tengah 2026 di Museum Jawa Tengah Ronggowarsito, Semarang, Rabu 16 September 2026. Ia menilai museum memiliki nilai yang jauh lebih besar dibanding kesan sunyi yang selama ini melekat di masyarakat.
“Jangan anggap museum ini ruang yang sunyi, ruang yang menyimpan benda-benda kuno saja. Akan tetapi dari kesunyian itu memiliki nilai yang luar biasa,” ujar Taj Yasin.
Menurutnya, sejarah dan kebudayaan merupakan fondasi penting dalam membangun identitas bangsa. Karena itu, generasi muda perlu memahami dan menjaga kesinambungan budaya agar tidak tergerus perubahan zaman.
“Kebudayaan ini tidak hanya kita pelajari, tetapi perlu kita praktikkan, kita laksanakan. Karena kebudayaan kalau ada jeda saja, itu akan ada perubahan-perubahan. Maka kesinambungan itu harus kita tumbuhkan,” katanya.
Taj Yasin menjelaskan, museum juga berperan sebagai pusat penelitian yang membantu mengungkap perjalanan panjang peradaban manusia. Berbagai koleksi dan peninggalan sejarah yang tersimpan di dalamnya menjadi sumber pengetahuan yang terus dipelajari hingga saat ini.
Ia mengungkapkan, banyak peneliti dari luar negeri datang ke Indonesia, termasuk Jawa Tengah, untuk meneliti berbagai warisan sejarah dan budaya Nusantara. Penelitian tersebut dilakukan dalam jangka waktu panjang karena besarnya nilai ilmu pengetahuan yang terkandung di dalamnya.
Sejumlah situs bersejarah di Jawa Tengah, seperti kawasan candi dan situs budaya lainnya, menjadi objek penelitian yang menarik perhatian dunia. Hasil kajian terhadap peninggalan tersebut turut membantu mengungkap kehidupan dan peradaban masyarakat masa lalu.
Karena itu, Taj Yasin mengapresiasi para pelajar dan mahasiswa yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ia berharap semakin banyak anak muda yang tertarik mengunjungi museum untuk belajar, meneliti, dan melestarikan budaya bangsa.
“Terima kasih kepada adik-adik khususnya yang hari ini mau hadir di museum ini untuk bersama-sama belajar,” ujarnya.
Menurutnya, museum harus menjadi ruang pembelajaran yang hidup dan dekat dengan generasi muda. Dengan mengenal sejarah dan budaya melalui museum, anak-anak muda diharapkan mampu memahami jati diri bangsa sekaligus menjaga warisan peradaban untuk masa depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....