Hari Kedua MTQ Nasional XXXI, 23 Tim Berebut Tiket ke Final Syarhil Qur'an

  • 14 Sep 2026 13:00 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Sebanyak 23 tim mengikuti babak penyisihan Musabaqah Cabang Syarhil Qur'an pada hari pertama dan kedua MTQ ke-XXXI Tingkat Nasional di Jawa Tengah. Cabang yang berlangsung di Gedung Prof. Sudarto Universitas Diponegoro (Undip) Semarang tersebut mempertemukan peserta secara beregu, dengan setiap tim terdiri atas tiga orang.

Penanggung Jawab Majelis 9 MTQ ke-XXXI Tingkat Nasional Cabang Syarhil Qur'an, Juair, menjelaskan, cabang lomba tersebut merupakan perlombaan beregu yang mengharuskan peserta tampil sebagai satu tim. Setiap tim terdiri dari tiga orang yang menyampaikan materi syarhil Qur'an dalam penilaian dewan hakim.

Pada babak penyisihan hari pertama, Minggu 13 September 2026. sebanyak 10 tim tampil dalam dua sesi. Sementara pada hari kedua, Senin 14 September 2026. sebanyak 13 tim dijadwalkan mengikuti perlombaan yang terbagi dalam sesi pagi hingga siang dan sore.

"Kemarin sudah berlangsung. Hari pertama ada 10 tim. Pagi hari lima tim dan di sore hari atau siang hari lima tim. Untuk hari ini jadwalnya ada 13 tim. Pagi ini ada tujuh tim dan insyaallah nanti siang sampai dengan sore hari enam tim," katanya di sela perlombaan, Senin 14 September 2026.

Juair menambahkan, sebanyak delapan orang dewan hakim dilibatkan dalam babak penyisihan Musabaqah Cabang Syarhil Qur'an. Jumlah tersebut masih dapat bertambah pada babak final sesuai kebutuhan pelaksanaan perlombaan.

"Iya, untuk babak penyisihan ini ada delapan. Final bisa juga jadi sembilan," katanya.

Menurut Juair, pelaksanaan cabang Syarhil Qur'an diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memberikan inspirasi bagi generasi muda untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an. Kehadiran pelajar dari sekolah, madrasah, maupun pondok pesantren dinilai menjadi bagian penting dalam proses pembinaan tersebut.

"Ya semoga ini bisa menginspirasi anak anak muda untuk bisa mengamalkan Al Qur'an, karena lomba ini kan juga syarat makna dari Al Qur'an yang didalam nya banyak ayat ayat dan petunjuk kita sebagai manusia agar kiranya pelaku hidup kita, bermasyarakat, bernegara, menjalin hubungan dengan Tuhan sesuai dengan Al Qur'an" tuturnya.

Sementara itu, salah satu tim putri dari Provinsi Sulawesi Selatan yang terdiri dari tiga pelajar kelas 12 dari sekolah negeri maupun pondok pesantren berhasil menyelesaikan penampilan dengan membawakan dua surah. Tim tersebut tampil dalam babak penyisihan dengan membawa materi Surah Ar-Rum ayat 41 dan Surah Al-A'raf ayat 56.

Wildani, yang mewakili rekan-rekannya, mengaku sempat gugup sebelum tampil. Namun, persiapan selama berbulan-bulan membuat dirinya bersama anggota tim lebih percaya diri saat membawakan materi di hadapan dewan hakim. Mereka berharap dapat melaju ke babak final dan meraih juara untuk mengharumkan nama Provinsi Sulawesi Selatan.

"Kita senang datang ke kota semarang tadi juga sempet deg deg an. Tadi kita menampilkan dua Surah dan kami latihan 3 bulan jaga makan dan minum juga biar suara bagus" katanya usai tampil.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....