Harga Beras Tinggi, 1.473 KPM Purwosari Terima Bantuan 30 Kg Beras

  • 14 Sep 2026 08:58 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Ratusan Warga Purwosari Antre Beras Gratis, Harga Beras Tembus Rp18 Ribu per Kilogram
  • Bagi warga penerima, bantuan 30 kilogram beras tersebut bukan sekadar bantuan pangan, tetapi juga menjadi pengurang beban pengeluaran rumah tangga.

RRI.CO.ID, Pekalongan: Sebanyak 1.473 keluarga penerima manfaat (KPM) di Desa Purwosari, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, menerima bantuan pangan berupa 30 kilogram beras untuk periode Juli, Agustus, dan September 2026. Bantuan tersebut menjadi penopang kebutuhan pangan warga di tengah harga beras yang disebut telah mencapai Rp17 ribu hingga Rp18 ribu per kilogram.

Besarnya jumlah penerima membuat penyaluran bantuan pangan tidak dapat dilakukan dalam satu hari. Pemerintah Desa Purwosari melaksanakan pembagian bantuan secara bertahap kepada warga dari sejumlah dusun agar seluruh KPM dapat menerima haknya.

Kasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Desa Purwosari, Taufik, mengatakan jumlah penerima bantuan pangan di desanya mencapai 1.473 KPM. "Sebanyak 1.473 KPM menerima bantuan pangan. Karena jumlahnya cukup banyak, pembagian dilaksanakan selama dua hari," kata Taufik.

Bantuan sebanyak 30 kilogram tersebut diberikan untuk memenuhi kebutuhan pangan selama tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September. Bagi keluarga penerima, bantuan itu dinilai cukup berarti karena dapat mengurangi pengeluaran untuk membeli beras di tengah tingginya harga kebutuhan pokok.

Taufik menjelaskan, tidak semua KPM dapat mengambil bantuan secara langsung. Bagi penerima yang pengambilannya diwakilkan, proses pengambilan bantuan dijadwalkan mulai Senin 14 September 2026.

Bagi warga, 30 kilogram beras yang diterima bukan sekadar bantuan pangan, tetapi juga dapat mengurangi beban pengeluaran rumah tangga. Dengan harga beras di pasaran yang disebut mencapai Rp17 ribu hingga Rp18 ribu per kilogram, kebutuhan beras menjadi salah satu pengeluaran yang cukup berat, terutama bagi keluarga berpenghasilan rendah.

Menurutnya, warga penerima bantuan harus membawa kertas undangan dari pemerintah desa, KTP asli, serta fotokopi kartu keluarga saat mengambil beras. Penyaluran dilakukan di Balai Desa Purwosari dan diikuti warga dari sejumlah dusun.

Sementara , pantauan di lokasi, warga mulai berdatangan sejak pukul 08.00 WIB, Senin 14 September 2026. Ratusan warga rela mengantre untuk mendapatkan bantuan pangan yang menjadi salah satu penopang kebutuhan beras keluarga mereka.

Meski tidak seluruh penerima mendapatkan tempat duduk, warga tetap menunggu giliran hingga bantuan diserahkan. Antrean berlangsung tertib dengan warga membawa dokumen persyaratan yang telah ditentukan untuk proses pengambilan bantuan.

Sopanah, salah seorang warga penerima bantuan, mengatakan beras yang diterimanya sangat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga. "Bantuan ini sangat membantu, apalagi harga beras sekarang mahal. Kami berharap bantuan seperti ini terus ada," ujarnya.

Penyaluran bantuan pangan tersebut menunjukkan masih tingginya kebutuhan masyarakat terhadap dukungan pangan pemerintah. Banyak keluarga penerima manfaat masih mengandalkan bantuan beras untuk mengurangi tekanan pengeluaran rumah tangga di tengah harga kebutuhan pokok yang tinggi.

Warga berharap program bantuan pangan tidak berhenti pada penyaluran kali ini. Mereka meminta bantuan serupa terus dilanjutkan selama harga kebutuhan pokok, khususnya beras, masih menjadi beban bagi keluarga berpenghasilan rendah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....