BPJS Ketenagakerjaan Edukasi Pekerja Pentingnya Perencanaan Hari Tua
- 11 Sep 2026 17:10 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang — Masa pensiun bukanlah fase kehidupan yang baru perlu dipikirkan ketika seseorang mendekati usia tidak produktif. Justru, persiapan masa depan perlu dimulai sejak masih aktif bekerja agar kebutuhan finansial dan kehidupan setelah pensiun dapat dipersiapkan dengan lebih matang.
Pesan tersebut disampaikan BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda melalui kegiatan edukasi dan literasi keuangan yang digelar secara daring, Kamis 10 September 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026.
Sebanyak 100 pekerja mengikuti kegiatan tersebut. Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya membangun perencanaan finansial sejak berada di usia produktif, sekaligus mengenal lebih jauh manfaat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Edukasi tidak hanya membahas bagaimana mengelola keuangan saat masih bekerja, tetapi juga mengajak peserta melihat pentingnya menyiapkan kehidupan setelah tidak lagi memperoleh penghasilan rutin dari pekerjaan. Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda, Mohamad Irfan, mengatakan literasi keuangan dan kesadaran untuk mempersiapkan masa pensiun perlu dibangun sejak dini.
Menurutnya, pekerja tidak cukup hanya memikirkan perlindungan ketika masih aktif bekerja. Perencanaan jangka panjang juga diperlukan agar pekerja memiliki kesiapan finansial ketika memasuki masa pensiun.
“Kami ingin memastikan bahwa pekerja tidak hanya memahami pentingnya perlindungan selama bekerja, tetapi juga memiliki wawasan mengenai bagaimana mempersiapkan kehidupan setelah memasuki masa pensiun.”katanya dalam keterangan, Jumat 11 September 2026.
Irfan menambahkan, perencanaan yang dilakukan sejak usia produktif akan memberikan waktu yang lebih panjang bagi pekerja untuk mempersiapkan kebutuhan finansial maupun menyesuaikan rencana kehidupannya setelah pensiun. Karena itu, menurutnya, edukasi mengenai pengelolaan keuangan dan jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran pekerja terhadap masa depan.
“Jangan sampai masa pensiun baru dipikirkan ketika sudah mendekati waktunya. Semakin dini dipersiapkan, tentu akan semakin banyak pilihan yang bisa dilakukan untuk memastikan kehidupan di masa tua tetap terencana,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai program BPJS Ketenagakerjaan yang memberikan perlindungan untuk masa depan, khususnya Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP). Irfan menjelaskan, JHT memberikan manfaat berupa uang tunai yang bersumber dari akumulasi seluruh iuran yang telah dibayarkan peserta beserta hasil pengembangannya.
Sedangkan, Jaminan Pensiun memberikan manfaat berupa uang tunai yang dibayarkan secara berkala setiap bulan dan/atau sekaligus sesuai dengan ketentuan yang berlaku ketika peserta memasuki masa pensiun. Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap semakin banyak pekerja yang menyadari bahwa mempersiapkan hari tua merupakan bagian dari perencanaan kehidupan yang perlu dilakukan sejak sekarang.
"Bekerja untuk hari ini penting, tetapi mempersiapkan masa depan jauh lebih penting. Dengan perencanaan yang matang dan perlindungan jaminan sosial, pekerja dapat menjalani masa produktif dengan lebih tenang sekaligus menyongsong masa pensiun dengan lebih siap," tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....