BSI Serahkan Pembiayaan Griya MLT Pertama untuk Peserta BPJS Ketenagakerjaan

  • 16 Sep 2026 21:10 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Memiliki rumah yang layak kini semakin dekat bagi pekerja peserta BPJS Ketenagakerjaan. Hal tersebut ditandai dengan penyerahan pertama fasilitas pembiayaan BSI Griya MLT (Manfaat Layanan Tambahan) kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan sebagai hasil kolaborasi antara PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) Regional Office VII Semarang dan Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Tengah dan DIY pada Senin, 14 September 2026.

Kolaborasi strategis ini menjadi langkah nyata dalam memperluas akses kepemilikan rumah bagi pekerja melalui pembiayaan berbasis syariah yang inklusif, kompetitif, dan memberikan ketenangan bagi peserta. Kehadiran BSI sebagai bank penyalur MLT memberikan alternatif solusi pembiayaan perumahan yang aman sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi angka backlog perumahan nasional.

Regional CEO BSI Regional Office VII Semarang, Ficko Hardowiseto, menyampaikan, BSI Griya MLT hadir untuk menjawab kebutuhan pekerja. Khususnya, untuk memiliki hunian dengan skema pembiayaan yang memberikan kepastian dan kemudahan.

“Dengan skema syariah, kepastian angsuran yang tetap hingga akhir tenor memberikan ketenangan bagi pekerja dan keluarga dalam melakukan perencanaan keuangan jangka panjang. Melalui kemitraan strategis bersama BPJS Ketenagakerjaan, BSI RO VII Semarang hadir memberikan solusi nyata agar semakin banyak pekerja dapat memiliki hunian layak dengan prinsip syariah,” ujar Ficko dalam keterangan tertulis, Rabu, 16 September 2026.

Menurut Ficko, sektor perumahan memiliki dampak ekonomi yang luas karena mampu menggerakkan berbagai industri pendukung. “Perumahan tidak hanya menjadi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak sektor ekonomi lainnya. Melalui kolaborasi ini, BSI berkomitmen menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi pekerja dan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Tengah dan DIY, Cahyaning Indriasari, menyampaikan, program MLT merupakan bentuk komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam menghadirkan manfaat tambahan yang semakin relevan dengan kebutuhan peserta. “Melalui kerja sama dengan BSI, peserta mendapatkan pilihan pembiayaan perumahan berbasis syariah yang transparan dan memberikan nilai tambah,” ungkap Cahyaning.

Cahyaning menambahkan bahwa BPJS Ketenagakerjaan terus berupaya menghadirkan manfaat yang tidak hanya bersifat protektif, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas hidup pekerja dan keluarganya.

“Kehadiran BPJS Ketenagakerjaan bukan hanya ketika pekerja menghadapi risiko kerja, tetapi juga dalam membantu pekerja merencanakan masa depan yang lebih baik. Melalui MLT Griya Perumahan, kami berharap semakin banyak pekerja di Jawa Tengah dan DIY yang dapat mewujudkan impian memiliki rumah yang layak dan nyaman,” jelasnya.

Salah satu peserta yang merasakan langsung manfaat program ini adalah Luthfi Nurohman, seorang pekerja yang berhasil memperoleh rumah pertamanya melalui fasilitas BSI Griya MLT BPJS Ketenagakerjaan. Luthfi mengungkapkan bahwa kepastian cicilan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan pilihan pembiayaan rumah.

“Sebagai pekerja, salah satu kekhawatiran terbesar saat mengambil KPR adalah perubahan cicilan akibat kenaikan suku bunga. Dengan BSI Griya MLT, cicilan tetap sampai lunas sehingga arus kas keluarga kecil kami tetap stabil dan lebih mudah direncanakan,” ujar Luthfi.

Ia juga mengapresiasi kemudahan proses layanan yang diberikan melalui kolaborasi BSI dan BPJS Ketenagakerjaan. “Proses pengajuannya sangat terbantu sejak awal hingga akad, status sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan memberikan nilai tambah dan kemudahan nyata bagi kami sebagai pekerja untuk mendapatkan fasilitas pembiayaan rumah,” tuturnya.

Penyerahan pertama BSI Griya MLT menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi antara sektor perbankan syariah dan jaminan sosial ketenagakerjaan. Program ini menjadi bukti bahwa perlindungan sosial bagi pekerja terus berkembang, tidak hanya memberikan rasa aman saat menghadapi risiko, tetapi juga membantu pekerja membangun kehidupan yang lebih sejahtera.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....