Komisi D Kota Semarang Pastikan Kesiapan MTQ Nasional, Soroti Penyambutan Tamu

  • 11 Sep 2026 16:46 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Komisi D DPRD Kota Semarang memastikan kesiapan pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026, termasuk aspek penyambutan tamu yang akan hadir di Kota Semarang. Pengecekan dilakukan di Lapangan Simpang Lima, Kamis 10 September 2026, menjelang pembukaan MTQ Nasional yang dijadwalkan berlangsung 12 September 2026.

Pengecekan tersebut dilakukan Komisi D DPRD Kota Semarang dengan didampingi Kabag Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Semarang, Elly Asmara serta perwakilan vendor. Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang, Mualim, mendorong pemerintah kota segera merampungkan seluruh persiapan, baik secara teknis maupun agenda.

Menurut Mualim, pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan menjelang perhelatan MTQ Nasional agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, sesuai agenda, dan terlaksana dengan tertib. Ia juga menilai persiapan perlu dilakukan secara matang mengingat pembukaan MTQ Nasional dijadwalkan di Lapangan Simpang Lima.

"Yang jelas, dewan ingin memastikan seluruh persiapan bisa diselesaikan dengan segera karena dalam waktu dekat ini dihelat acara pembukaan dan dijadwalkan akan dibuka oleh Presiden Prabowo Subianto di Simpang Lima," ujarnya.

Dalam pengecekan tersebut, Mualim turut menyoroti belum adanya spanduk atau baliho yang dipasang untuk menyambut tamu maupun undangan yang akan hadir. Menurutnya, hal-hal kecil dalam penyelenggaraan juga perlu mendapat perhatian agar tamu dari berbagai daerah yang datang ke Semarang merasa disambut dengan baik.

"Kami melihat sekilas memang belum ada spanduk atau poster dipasang untuk penyambutan tamu dari berbagai kota yang akan datang, dan peserta yang nantinya tinggal di kota Semarang. Saya minta penyelenggara, dan penangungjawab kegiatan untuk memperhatikan mulai dari hal- hal kecil, agar lebih diperhatikan," ujarnya.

Mualim menuturkan, pelaksanaan MTQ Nasional juga akan membawa dampak terhadap nama baik Kota Semarang. Oleh karena itu, ia meminta seluruh pihak bersama-sama menjaga kondusivitas serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada para tamu selama berada di Kota Semarang.

"Jadi penting untuk bersama sama menjaga kondusifitas dan memberi kesan kepada tamu bisa nyaman dan aman saat tinggal di Semarang. Kerena kesan yang baik dan ramah salah satu menjadi indikator suksesnya acara dan lancarnya sebuah acara," ucapnya.

Selain penyambutan, Mualim menilai keterlibatan masyarakat di lingkungan sekitar juga penting dalam mendukung pelaksanaan MTQ Nasional. Menurutnya, kehadiran banyak tamu dapat menjadi peluang untuk menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.

"Kalau tamu yang hadir dalam pembukaan banyak perlu diantisipasi, misalnya ketersediaan kantong parkir untuk tamu, dan hal yang penting adalah memberikan jukir yang membantu parkir tamu untuk diberikan pesan agar membantu dengan ramah. Selain kebersihan lingkungan harus dijaga, jangan sampai ada gangguan keamanan dan kenyamanan selama lomba," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....