Atlet Semarang Raih Emas Asian Games, Wali Kota Beri Apresiasi

  • 01 Okt 2026 19:59 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Atlet panahan asal Kota Semarang, Nurisa Dian Ashrifah, mengukir sejarah dengan meraih medali emas nomor compound individu putri pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Prestasi tersebut sekaligus menjadi kebanggaan bagi Kota Semarang karena Nurisa berhasil menjadi penyumbang medali emas kelima bagi kontingen Indonesia sekaligus mencatatkan emas pertama Indonesia dari cabang olahraga panahan dalam sejarah Asian Games.

Nurisa memastikan medali emas setelah mengalahkan wakil Filipina, Amaya Amparo Cojuangco, pada partai final, Kamis, 1 Oktober 2026. Dalam pertandingan yang berlangsung ketat, Nurisa menang dengan skor 139-137.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas prestasi yang ditorehkan Nurisa. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak hanya mengharumkan nama Indonesia, tetapi juga membawa nama Kota Semarang semakin dikenal di tingkat Asia.

“Atas nama seluruh masyarakat Kota Semarang, saya mengucapkan selamat dan terima kasih kepada Nurisa Dian Ashrifah. Prestasi ini luar biasa, Nurisa bukan hanya membawa pulang medali emas untuk Indonesia, tetapi juga membawa nama Kota Semarang semakin dikenal di tingkat Asia,” ujar Agustina.

Ia menilai capaian Nurisa menunjukkan bahwa atlet asal Kota Semarang mampu bersaing di tingkat internasional. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan latihan, disiplin, dukungan keluarga, pelatih, federasi, serta ketekunan atlet.

“Ini bukan kemenangan yang datang tiba-tiba. Ada proses panjang, latihan, pengorbanan, dukungan keluarga, pelatih, federasi, dan keteguhan hati dari atletnya sendiri, karena itu, kemenangan Nurisa patut kita apresiasi bersama,” ujarnya.

Nurisa yang akrab disapa Hani merupakan atlet asal Kota Semarang dan saat ini tercatat sebagai mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang. Ia mulai menekuni olahraga panahan sejak usia 11 tahun dan terus berkembang hingga mampu menembus persaingan tingkat internasional.

Sebelum menorehkan sejarah di Asian Games 2026, Nurisa juga meraih dua medali emas dan satu perunggu pada SEA Games 2025. Pada awal 2026, ia kembali meraih medali emas dalam Singapore Archery Open.

Agustina berharap prestasi Nurisa dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Kota Semarang untuk berani mengejar cita-cita dan menekuni bidang yang diminati. Ia juga meminta generasi muda menjalani proses dengan disiplin dan tidak mudah menyerah.

“Semoga prestasi Nurisa menjadi inspirasi bagi anak-anak muda Kota Semarang untuk berani bermimpi besar. Jangan takut memasang target tinggi. Tekuni bidang yang menjadi passion, jalani prosesnya dengan disiplin, dan jangan mudah menyerah,” katanya.

Agustina turut menyampaikan terima kasih kepada keluarga, pelatih, komunitas olahraga, Udinus, Persatuan Panahan Indonesia (Perpani), serta seluruh pihak yang mendukung perjalanan prestasi Nurisa. Ia menilai keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bersama bagi Indonesia dan Kota Semarang.

“Terima kasih sudah mengharumkan nama Indonesia dan Kota Semarang. Hari ini Indonesia Raya berkumandang di Asian Games, dan ada nama anak Kota Semarang di baliknya,” ungkap Agustina.

Menurut Agustina, pembinaan atlet muda perlu terus dilakukan agar semakin banyak atlet asal Kota Semarang yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Prestasi Nurisa diharapkan tidak berhenti sebagai kebanggaan, tetapi menjadi pemantik penguatan pembinaan olahraga di Kota Semarang.

“Kota Semarang harus terus melahirkan Nurisa-Nurisa berikutnya. Prestasi ini jangan berhenti menjadi kebanggaan, tetapi harus menjadi pemantik agar pembinaan olahraga di Kota Semarang semakin kuat dan semakin banyak anak-anak kita yang mampu mengukir prestasi di tingkat dunia,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....