Harmonisasi Kemitraan Jadi Kunci Perkuat Kolaborasi Radio dan Komunitas

  • 11 Sep 2026 10:56 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Harmonisasi kemitraan menjadi kunci agar kerja sama antara radio, komunitas pendengar, pemerintah, maupun pihak swasta dapat berjalan efektif dan saling memberikan manfaat. Hubungan kemitraan perlu dibangun melalui keselarasan kepentingan, tujuan, serta keterbukaan komunikasi untuk mencegah terjadinya konflik.

Hal tersebut disampaikan Tokoh New Papperis, Drs. Y. Eko Priyanto, dalam Dialog Ngobras di Studio Pro 1 RRI Semarang, Kamis 10 September 2026 malam. Dialog yang dipandu Ketua Forum Komunikasi Pemerhati Paguyuban Pendengar dan Pemerhati RRI Semarang (FKP PAPPERRIS), F. Sumardiyono, bersama R. Soejarto, mengangkat tema “Harmonisasi Kemitraan”.

“Instansi swasta maupun instansi pemerintah harus bekerja sama dengan pihak-pihak tertentu. Agar kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan dapat berjalan sesuai dengan rencana,” kata Y. Eko Priyanto.

Menurutnya, kemitraan antara radio dan komunitas pendengar juga perlu terjalin dengan baik. Hubungan yang harmonis merupakan proses untuk menyelaraskan hubungan, kepentingan, dan tujuan antara pihak-pihak yang bekerja sama demi terciptanya keselarasan, keseimbangan, serta hubungan yang saling menguntungkan.

“Harmonisasi itu menyatukan visi dan misi yang berbeda agar setiap pihak bergerak ke arah yang sama. Keterbukaan komunikasi harus terbangun demi tercapainya tujuan serta mencegah konflik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, prinsip pertama dalam membangun kemitraan adalah saling memerlukan. Artinya, setiap pihak memiliki peran dan kebutuhan yang tidak dapat diabaikan sehingga kerja sama harus dibangun dengan menempatkan kontribusi masing-masing pihak secara seimbang.

“Prinsip utamanya, saling memerlukan, artinya setiap pihak memiliki peran dan kebutuhan yang tidak bisa diabaikan. Saling mempercayai dengan dilandasi moral agar kerja sama berjalan tanpa kecurigaan. Masing-masing pihak harus saling mendukung demi peningkatan kapasitas, serta saling memberikan nilai tambah yang bermanfaat untuk kemajuan,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....