Pertamina: 70 Persen Penyalahgunaan BBM-LPG Subsidi Dipicu Perilaku Konsumen
- 08 Sep 2026 14:28 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Pertamina Patra Niaga menyebut perilaku konsumen menjadi faktor dominan dalam penyalahgunaan BBM bersubsidi. Bahkan, sekitar 70 persen penyebab penyalahgunaan BBM subsidi disebut berasal dari perilaku oknum konsumen.
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Jateng & DIY, Taufiq Kurniawan, mengatakan kondisi tersebut menjadi salah satu hasil evaluasi terhadap sejumlah kasus penyalahgunaan subsidi di Jawa Tengah. Hal itu diungkapkannya dalam wawancara bersama RRI, Selasa, 8 September 2026.
Ia menjelaskan, kasus yang ditemukan antara lain penggunaan barcode secara berulang serta pemanfaatan surat rekomendasi nelayan. Dalam kondisi tersebut, Pertamina memiliki keterbatasan dalam melakukan penindakan langsung.
Hal serupa terjadi pada LPG. Taufik mengimbau masyarakat membeli LPG melalui pangkalan resmi Pertamina, bukan melalui warung yang sumber barangnya tidak jelas.
Menurut dia, pembelian melalui jalur resmi memungkinkan asal dan distribusi tabung lebih mudah ditelusuri. “Kalau di pangkalan resmi, ketahuan kualitasnya dan asli dropping dari Pertamina,” katanya.
Sebaliknya, LPG yang diperoleh dari jalur tidak resmi berisiko digunakan untuk praktik pengoplosan. Pertamina juga meminta masyarakat lebih berhati-hati dengan memeriksa keaslian tabung melalui QR code yang terdapat pada tabung.
Saat QR code dipindai, konsumen dapat mengetahui informasi mengenai jalur distribusi tabung. Jika informasi distribusi resmi tidak muncul, masyarakat diminta mewaspadai kemungkinan tabung tersebut tidak berasal dari jalur resmi Pertamina.
Taufik mengatakan masyarakat yang menemukan pembelian BBM bersubsidi secara tidak wajar dapat melaporkannya melalui Pertamina Call Center 135. Sementara, dugaan penimbunan dapat dilaporkan kepada kepolisian karena berkaitan dengan ranah penindakan hukum.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....