86 Pelaku Usaha Tampilkan Produk Unggulan di Harnas UMKM XI Kutoarjo Purworejo
- 22 Agt 2026 11:01 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Purworejo - Harnas UMKM ke-11 Kutoarjo Local Pride Festival 2026 resmi dibuka di Alun-Alun Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, pada Kamis, 20 Agustus 2026 yang berlangsung hingga Sabtu, 22 Agustus 2026 ini menjadi etalase produk lokal sekaligus upaya penguatan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Purworejo.
Mengusung tema “Berkelanjutan, Berbudaya, Berdaya”, kegiatan tersebut diikuti 86 pelaku UMKM. Terdiri dari 26 UMKM unggulan dengan produk olahan pangan, kriya, fesyen, hingga inovasi teknosains. Selain itu ada 60 stan yang meliputi 22 stan multiproduk dan 38 stan kuliner.
| Baca juga: Luthfi Buka Jalan Industri Jateng Masuk IKN |
Ketua Panitia sekaligus Kepala Dinkukmp Purworejo Wiyoto Harjono menyebut Harnas UMKM merupakan agenda tahunan keliling wilayah. Tahun ini Kutoarjo ditunjuk sebagai tuan rumah agar promosi potensi ekonomi merata ke seluruh kecamatan. “Semangatnya adalah mempertemukan UMKM dengan masyarakat, membuka akses pasar, memperkuat jejaring usaha, serta mendorong UMKM agar semakin mandiri dan berdaya saing,” kata Wiyoto.
Berbeda dari tahun sebelumnya, festival ini juga menyediakan layanan langsung bagi pelaku usaha. Mulai dari pendampingan perizinan, pembuatan NIB, hingga sertifikasi halal. Panitia juga memfasilitasi business matching dan kemitraan dengan ritel modern serta investor.
Rangkaian kegiatan dikemas selama 3 hari. Di antaranya gelar produk unggulan, Innovative Start-up Talkshow, klinik konsultasi UMKM, Local Pride Competition, Harmony Local Pride Walk, pesta kuliner rakyat, jalan santai, hingga pertunjukan seni. Puncaknya adalah Grebeg Gunungan yang akan diikuti 16 kecamatan se-Kabupaten Purworejo.
Sementara itu, Staff Ahli Bupati Purworejo, Hadi Pranoto, mengatakan, bahwa Pemkab Purworejo mengapresiasi penyelenggaraan Harnas UMKM XI. Menurutnya, UMKM berperan penting menggerakkan perekonomian, membuka lapangan kerja, dan menjadi ruang tumbuhnya kreativitas warga. “Kegiatan ini menunjukkan bahwa UMKM bukan hanya tentang produk dan perdagangan, tetapi juga tentang kreativitas, budaya, dan potensi masyarakat yang perlu terus kita kembangkan,” ujarnya.
Pemkab mengajak masyarakat tidak hanya melihat, tetapi membeli produk lokal. Ajakan itu dikuatkan lewat kampanye “Tresno Purworejo, Larisi Purworejo” cintai dan belanjakan produk Purworejo. “Bangga dengan produk kita sendiri. Kita larisi,” tegasnya.
Dengan memadukan ekonomi, budaya, dan pemberdayaan, Harnas UMKM XI diharapkan menjadi momentum memperkuat ekosistem UMKM. Semakin banyak produk lokal yang digunakan, maka perputaran ekonomi di daerah akan semakin besar.(Ags)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....