Samuel Wattimena Dorong Kota Lama Jadi Hub Kesenian Nusantara
- 05 Sep 2026 05:17 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Anggota Komisi VII DPR RI Samuel JD Wattimena menyebut Kota Lama Semarang memiliki potensi besar menjadi hub kesenian Nusantara sekaligus destinasi wisata berbasis sejarah, seni, budaya, dan ekonomi kreatif. Hal tersebut disampaikan Samuel usai mengikuti pembukaan Festival Kota Lama di Semarang, Jumat 4 September 2026 malam.
Menurutnya, keterlibatan Semarang dalam Karisma Event Nusantara (KEN) menjadi peluang penting untuk mengembangkan berbagai agenda seni dan budaya secara berkelanjutan. "Saya kebetulan mitranya (kementerian) pariwisata yang kemudian memberikan kesempatan di Karisma Event Nusantara untuk Semarang. Dari tahun ke tahun saya melihat ada usaha untuk berkembang dari pagelaran-pagelaran yang diadakan," kata Samuel.
Samuel mendorong agar festival ke depan memberikan ruang lebih besar bagi kekayaan seni lokal, seperti gamelan dan keroncong Semarangan, sekaligus menghadirkan berbagai pertunjukan seni dari daerah lain di Indonesia. Konsep tersebut sejalan dengan tema "Unity in Diversity" yang diusung Festival Kota Lama.
"Semarang ini bisa jadi hub-nya dari berbagai kesenian Nusantara untuk orang datang ke Semarang dan kita bisa melihat Indonesia," ujarnya. Kota Lama Semarang dinilai memiliki keunggulan yang sangat besar sebagai kawasan kota tua.
Bahkan, Samuel menyebut kawasan tersebut sebagai kota lama yang paling baik dan sempurna di Indonesia. Karena itu, ia meminta keunggulan tersebut lebih gencar disosialisasikan kepada masyarakat melalui media.
"Kota Lama ini spesial sekali. Buat Indonesia ini spesial sekali. Ini perlu disosialisasikan oleh teman-teman media supaya masyarakat menyadari kelebihan yang mereka miliki," katanya.
Sementara itu, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menilai Festival Kota Lama semakin berkembang dan memiliki durasi penyelenggaraan yang lebih panjang. Menurutnya, festival ini juga akan menjadi hiburan bagi para tamu dan peserta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-31 yang datang ke Kota Semarang.
"Pokoknya keren banget ini. Makin lama semakin keren, dan waktunya semakin panjang. Ini juga nanti akan menjadi hidangan hiburan bagi tamu-tamu kita pada saat MTQ berlangsung," kata Agustina.
Agustina mengatakan Festival Kota Lama menjadi gambaran nyata akulturasi budaya sekaligus bukti bahwa peninggalan masa lalu tidak harus diruntuhkan untuk menghadirkan modernitas. Bangunan bersejarah dapat dimanfaatkan dan dipadukan dengan perkembangan ekonomi serta kreativitas masyarakat saat ini.
"Ini akan menunjukkan pertemuan akulturasi budaya yang sesungguhnya. Pembangunan yang dilakukan masa lalu itu tidak perlu diruntuhkan. Bisa digunakan dan dipertemukan dengan modernitas," ujarnya.
Agustina menambahkan, keterlibatan para seniman dan pemilik gedung di sekitar Kota Lama menjadi kekuatan dalam keberlanjutan festival. Pemkot juga menyiapkan pengembangan Jalan Inspeksi sebagai ruang aktivitas masyarakat dan komunitas melalui kegiatan seperti gowes dan night heritage walk, disertai penataan pedestrian, kebersihan, dan program beautifikasi kawasan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....