Juli, BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Manfaat Jaminan Sosial Rp3,7 Triliun
- 30 Agt 2026 20:23 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang — BPJS Ketenagakerjaan hingga Juli 2026 telah menyalurkan sekitar Rp3,7 triliun manfaat jaminan sosial kepada peserta di Jawa Tengah dalam 462.874 kasus. Selain itu, manfaat beasiswa telah diberikan untuk 9.081 kasus dengan total nilai mencapai Rp37 miliar.
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat mengatakan, angka tersebut harus dilihat dari sisi manusia yang berada di baliknya. Keberhasilan jaminan sosial tidak hanya diukur dari jumlah peserta yang terdaftar, tetapi dari seberapa nyata perlindungan dirasakan ketika risiko terjadi.
Hal itu dikatakannya dalam kegiatan Media Gathering BPJS Ketenagakerjaan bersama insan media wilayah Jawa Tengah yang digelar di Candi Tirto Raharjo Resto, Yogyakarta, Jumat 28 Agustus 2026.
Saiful mengungkapkan, hingga saat ini sebanyak 5.466.019 pekerja aktif di Jawa Tengah & DIY telah terlindungi BPJS Ketenagakerjaan. Namun, secara nasional, tantangan terbesar perluasan perlindungan berada pada sektor pekerja informal.
“Risiko tidak pernah memilih siapa yang akan mengalaminya. Karena itu, perlindungan juga tidak boleh menunggu sampai risiko terjadi. Kita harus hadir lebih awal dan memastikan pekerja memahami bahwa setiap pekerjaan memiliki risiko dan setiap risiko membutuhkan perlindungan,” kata Saiful.
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda, Mohamad Irfan, menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya di wilayah Kota Semarang.
Menurutnya, berbagai upaya akan terus dilakukan, mulai dari memperkuat sosialisasi dan edukasi hingga membangun pendekatan yang lebih intensif kepada masyarakat dan dunia usaha.
Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, sekaligus memperluas cakupan kepesertaan.
“Upaya sosialisasi, edukasi, dan berbagai pendekatan lainnya akan terus kami gencarkan. Kami ingin memastikan semakin banyak pekerja di Kota Semarang mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” ujar Mohamad Irfan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....