Rp257 Miliar BOP RT Mengalir ke Warga Kota Semarang, Banyak Dipakai untuk Agustusan
- 26 Agt 2026 21:43 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Anggaran Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) RT Kota Semarang tahun 2026 banyak dimanfaatkan warga untuk memeriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Dari total anggaran Rp270 miliar, sebanyak Rp257,462 miliar telah dicairkan kepada RT yang mengajukan bantuan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang, Pranyoto mengatakan, pencairan BOP RT mulai diajukan sejak Juli 2026. Dana sebesar Rp25 juta per RT per tahun tersebut antara lain digunakan untuk mempercantik lingkungan permukiman dan membiayai berbagai kegiatan Agustusan.
“Agustusan tahun ini di Kota Semarang lebih meriah. Rata-rata pencairan (BOP) itu untuk memeriahkan hari kemerdekaan,” kata Pranyoto.
Berdasarkan data hingga pertengahan Agustus 2026, sebanyak 10.127 dari total 10.622 RT di Kota Semarang telah mengajukan pencairan BOP. Capaian tersebut setara dengan sekitar 95 persen dari seluruh RT yang ada.
“Jumlah RT yang sudah mengajukan BOP itu 10.127 dari 10.622 RT atau sekitar 95 persen. Ini menunjukkan antusiasme warga yang sangat tinggi terhadap BOP,” ujarnya.
Dari pengajuan tersebut, Pemkot Semarang telah mencairkan dana sebesar Rp257,462 miliar. Anggaran itu disalurkan kepada ribuan RT untuk mendukung berbagai kebutuhan dan kegiatan masyarakat di lingkungan masing-masing.
BOP RT sendiri dialokasikan sebesar Rp25 juta untuk setiap RT dalam satu tahun. Penggunaannya disesuaikan dengan kebutuhan warga, termasuk mendukung kegiatan kemasyarakatan dan mempercantik lingkungan permukiman.
Meski sebagian besar RT telah mengajukan pencairan, masih terdapat ratusan RT yang memilih tidak menggunakan BOP. Menurut Pranyoto, sebagian RT yang belum mencairkan dana berada di kawasan permukiman elite dengan kondisi ekonomi masyarakat yang relatif lebih mapan.
“Wajar kalau ada yang tidak mengambil, misalnya karena kawasan mereka ekonominya menengah ke atas, sehingga kasnya sudah banyak. Tidak mengambil nggak apa-apa, tidak ada paksaan,” ucapnya.
Ia menyebut, capaian pencairan BOP juga berbeda di setiap wilayah kecamatan. Kecamatan Gunungpati tercatat menjadi satu-satunya wilayah yang seluruh RT-nya telah mengajukan pencairan BOP.
Sementara, Kecamatan Semarang Tengah menjadi wilayah dengan persentase pengajuan paling rendah. Kondisi tersebut salah satunya berkaitan dengan karakter wilayah yang banyak terdapat kawasan bisnis dan pusat perkantoran.
Pemanfaatan BOP RT untuk kegiatan perayaan kemerdekaan menunjukkan anggaran tersebut turut mendukung aktivitas sosial di tingkat lingkungan. Antusiasme warga dalam mengajukan pencairan juga menjadi gambaran tingginya partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan program tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....