Temu Raya Adiyuswa GKJ, Lansia Didorong Jadi Teladan Generasi Penerus
- 25 Agt 2026 17:00 WIB
- Semarang
Temu raya ini diikuti jemaat Adiyuswa dari GKJ se-Klasis Semarang Selatan lebih dari 300 peserta yang terdiri atas warga berusia di atas 60 tahun, serta pralansia, berusia antara 50-60 tahun. Tercatat, ada sembilan GKJ yang tergabung dalam wilayah Klasis Semarang Selatan.
Kesembilan gereja itu ialah GKJ Ngesrep selaku penghimpun atau tuan rumah, GKJ Ngempon, Kramas, Ungaran, Imanuel Ungaran, Kertanegara, Banyumanik, Wisma Anugerah Candi (WAC), dan Wisma Kasih Mangunharjo (WKM).
Ketua Majelis GKJ Ngesrep, Tri Iswanto mengapresiasi jemaat Adiyuswa yang semangat hadir untuk mengikuti temu raya. Dirinya memotivasi peserta untuk terus menjadi pribadi yang berguna dan bermanfaat.
"Sekalipun menjadi warga Adiyuswa, tetap semangat menjadi raja baru yang bisa terbang tinggi seperti rajawali," ungkapnya. Sebelum ibadah temu raya, peserta juga mengikuti acara dolanan bareng yang melibatkan delapan kelompok, dengan setiap kelompoknya berisi 25 orang dari berbagai gereja.

Sementara itu, Pendeta Nathanael Kriswanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan jemaat yang telah menyukseskan kegiatan tersebut. Temu Raya Adiyuswa menjadi wadah untuk mempererat kebersamaan sekaligus menguatkan para lansia dalam menjalani kehidupan.
"Dari sembilan gereja yang hadir, kita semua diberkati Tuhan. Terima kasih kepada GKJ Ngesrep yang telah bekerja keras dan cerdas sehingga kegiatan ini dapat berlangsung dengan baik. Harapannya, tahun mendatang kita dapat kembali bertemu dalam sukacita," ujar pendeta dari GKJ Kramas tersebut.
Pendeta GKJ Ngesrep, Antonius Prasetyo Jati SFil ikut mengisi doa dalam temu raya yang mengangkat tema MBG (Mangayubagya Berkahing Gusti). Selain ibadah penyampaian firman dan dolanan bareng, acara juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan dari masing-masing gereja yang menampilkan kreativitas dan semangat para peserta lanjut usia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....